JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Rabu (2/9).
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan dalam jangka pendek, dengan target kenaikan sekaligus menguji area gap yang terbentuk sebelumnya.
"Kami memperkirakan IHSG berpeluang menguat untuk menguji area 6.615-6.666 sekaligus menguji area gap yang terbentuk beberapa waktu lalu," ujar Herditya dalam riset hariannya.
Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.476, 6.373 dan resistance 6.635, 6.705 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ANTM, BBCA, ESSA, dan HRTA.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham masih berpeluang melanjutkan tren penguatan setelah berhasil ditutup di atas level 6.545.
"Penutupan di atas 6.545 membuat peluang IHSG untuk menguji area gap 6.635-6.705 semakin terbuka. Tren positif masih kuat selama IHSG tidak turun di bawah 6.496," ujar Ivan.
Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 6.496, 6.435, 6.373, dan 6.230 dan resistance 6.666, 6.835, dan 6.916 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ICBP, INCO, JPFA, dan KLBF.
IHSG ditutup di level 6.599 pada perdagangan Selasa (1/9) sore. Indeks saham menguat 74,46 poin atau naik 1,14 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp20,73 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 59,69 miliar saham.
Pada penutupan kemarin, 407 saham menguat, 215 terkoreksi, dan 169 stagnan.
Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.