Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Ekonomi

IHSG Naik 1%, Ditopang Asing Serok Saham Bank Jumbo

NadiKabar Biro
IHSG Naik 1%, Ditopang Asing Serok Saham Bank Jumbo
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait IHSG Naik 1%, Ditopang Asing Serok Saham Bank Jumbo.

Jakarta, CNBC Indonesia — Investor asing mencatatkan aksi beli bersih atau net buy sebesar Rp1,07 triliun di pasar saham Indonesia pada perdagangan Kamis (3/9/2026). Aksi tersebut terjadi seiring penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 1,09% ke level 6.667,89.

Berdasarkan data perdagangan, nilai pembelian saham oleh investor asing mencapai Rp6,218 triliun, sedangkan nilai penjualan sebesar Rp5,149 triliun. Dengan demikian, terjadi net buy sebesar Rp1,069 triliun, dengan total nilai transaksi asing mencapai Rp11,366 triliun.

Bank Mandiri (BMRI) menjadi saham yang paling banyak diborong asing dengan net buy mencapai Rp471,4 miliar. Posisi berikutnya ditempati Bank Central Asia (BBCA) dengan Rp207,1 miliar.

Menariknya, saham perbankan kembali mendominasi daftar pembelian asing. Selain BMRI dan BBCA, Bank Negara Indonesia (BBNI) juga mencatat net buy Rp87,4 miliar, sementara Bank Rakyat Indonesia (BBRI) mencatat net buy Rp35,1 miliar.

Jika digabung, empat bank jumbo tersebut mencatat net buy asing sekitar Rp801 miliar, atau sekitar 75% dari total net buy asing pada perdagangan kemarin.

Di luar perbankan, investor asing juga memburu saham Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) dengan net buy Rp131,9 miliar, Aneka Tambang (ANTM) Rp109 miliar, Alamtri Resources Indonesia (ADRO) Rp95 miliar, dan Chandra Asri Pacific (TPIA) Rp94 miliar.

Aksi beli juga terlihat pada Erajaya Swasembada (ERAA) sebesar Rp83,2 miliar, Astra International (ASII) Rp64,2 miliar, serta Dian Swastatika Sentosa (DSSA) Rp57,2 miliar. Data perdagangan tersebut menunjukkan daftar 10 saham dengan net buy terbesar asing.

10 Saham Net Buy Terbesar Asing

Di sisi lain, sejumlah saham justru menjadi sasaran jual asing. Buana Lintas Lautan (BULL) mencatat net sell terbesar sebesar Rp97,3 miliar, disusul Bumi Resources (BUMI) Rp88 miliar dan Petrosea (PTRO) Rp84,8 miliar.

Tekanan jual juga terjadi pada Kota Satu Properti (KOTA) Rp82,5 miliar, Bumi Resources Minerals (BRMS) Rp65,3 miliar, serta Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) Rp57,1 miliar.

Selanjutnya, asing mencatat net sell pada Indosat (ISAT) Rp56 miliar, Merdeka Gold Resources (EMAS) Rp51 miliar, Intermedia Capital (MDIA) Rp45 miliar, dan Nusantara Sawit Sejahtera (NSSS) Rp28 miliar.

10 Saham Net Sell Terbesar Asing

Sementara itu pada perdagangan kemarin Indeks Harga Saham Gabungan melesat naik 1,09% ke level 6.667,89. Sebanyak 415 saham naik, 228 turun, dan 320 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 18,6 triliun, melibatkan 39,3 miliar saham dalam 2,47 juta kali transaksi.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Ekonomi #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia