Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Ekonomi

Tambang PANI Mulai Produksi, Rugi EMAS Susut, Pendapatan Naik 369 Kali

NadiKabar Biro
Tambang PANI Mulai Produksi, Rugi EMAS Susut, Pendapatan Naik 369 Kali
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Tambang PANI Mulai Produksi, Rugi EMAS Susut, Pendapatan Naik 369 Kali.

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten grup merdeka PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mencatat perbaikan kerugian sebesar 7,35% year on year (yoy) pada semester I-2026. Hal ini seiring tambang emas Pani setelah mulai produksi secara komersial.

Rugi EMAS terpantau menyusut menjadi US$14,87 juta atau sekitar Rp263,42 miliar. Angka ini turun dari periode yang sama tahun lalu sebesar US$16,05 juta.

Perbaikan ini seiring meningkatnya kontribusi Tambang Emas Pani setelah mulai berproduksi secara komersial pada kuartal I 2026. Alhasil, EMAS mencatatkan lonjakan pendapatan sekitar 369 kali lipat.

Sepanjang semester I 2026, Perseroan membukukan pendapatan sebesar US$30,9 juta atau Rp547,39 miliar. Angka ini meningkat dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar US$83.786.

Presiden Direktur Merdeka Gold Resources Boyke P. Abidin mengatakan, fokus perusahaan setelah ini adalah percepatan produksi, peningkatan kinerja operasional, serta eksekusi fase pertumbuhan Pani berikutnya secara disiplin.

"Semester I 2026 menjadi periode penting bagi EMAS, seiring kontribusi Tambang Emas Pani mulai tercermin pada pendapatan dan EBITDA Perseroan. Kinerja ini menunjukkan bahwa ramp-up Pani pada kuartal II 2026 berjalan sesuai target, didukung peningkatan produksi dan volume penjualan," ungkap Boyke dikutip Jumat, (28/8/2026).

Sebagai informasi, produksi EMAS meningkat lebih dari delapan kali lipat secara kuartalan menjadi 15.594 ounce pada kuartal II 2026. Dengan capaian tersebut, total produksi emas pada semester I 2026 mencapai 17.412 ounce.

Selain itu, penjualan EMAS juga naik tajam menjadi 6.439 ounce pada kuartal II 2026 dari 516 ounce pada kuartal sebelumnya.Peningkatan volume penjualan turut memperkuat kinerja operasional Perseroan.

Kendati demikian, Perseroan berusaha meningkatkan kinerja dengan mempersiapkan fase pertumbuhan berikutnya di Tambang Emas Pani. Salah satunya, melalui pengembangan proyek Carbon-in-Leach ("CIL").

Fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pengolahan jangka panjang Tambang Emas Pani secara signifikan sekaligus mendukung peningkatan perolehan emas. Konstruksi CIL pad untuk tangki CIL dan pre-leach thickener telah selesai pada akhir Juni 2026, sementara keseluruhan CIL pad ditargetkan mulai beroperasi pada 2028.

Dari sisi permodalan, liabilitas dan ekuitas EMAS masing-masing sebesar US$602,76 juta dan US$361,56 juta. Sehingga, total asetnya tercatat sebesar US$964,32 juta.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Ekonomi #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia