Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Ekonomi

Warga Negara Asing Makin Doyan Pakai QRIS, Transaksi Tembus Rp5,9 T

NadiKabar Biro
Warga Negara Asing Makin Doyan Pakai QRIS, Transaksi Tembus Rp5,9 T
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Warga Negara Asing Makin Doyan Pakai QRIS, Transaksi Tembus Rp5,9 T.

Jakarta, CNBC Indonesia - Transaksi menggunakan QR Indonesia Standard atau QRIS makin diminati warga negara asing yang berpelesiran di Indonesia, demikian juga warga negara Indonesia di negara-negara yang telah menyediakan layanan QRIS, seperti Thailand, Malaysia, Singapura, China, Jepang, dan Korea Selatan.

"Kita bukan cuma jago kandang ini QRIS ya, QRIS ini sudah cross border. Jadi sudah lintas negara," kata Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Filianingsih Hendarta di Lampung Financial Festival, Sabtu (5/9/2026).

Hingga Juli 2026, nilai transaksi QRIS yang digunakan orang asing di Indonesia atau transaksi inbound mencapai Rp 5,9 triliun atau setara US$ 326,3 juta, dengan volume transaksi mencapai 19,76 juta.

Sementara itu, transaksi outbound atau yang dilakukan warga negara Indonesia di negara-negara yang telah bekerja sama dengan Indonesia memberikan pelayanan transaksi QRIS crossborder senilai Rp 1,73 triliun atau US$ 95,6 juta, dengan volume 4,32 juta transaksi.

"Kita sudah memiliki koneksi dengan enam negara yaitu Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, Korea Selatan, dan China ya. Artinya kalau nanti teman-teman pergi ke enam negara itu enggak perlu pergi ke money changer, tidak perlu tukar uang di sana," tegas Filianingsih.

Dengan makin besarnya penggunaan transaksi QRIS, Filianigsih Hendarta mengatakan, pemerintah Indonesia akan terus memperluas kerja sama penyediaan layanan QRIS dengan negara lain.

Yang sudah masuk ke tahap penyediaan layanan terdekat, di antaranya dengan Arab Saudi, Hong Kong, Vietnam, Timur Leste, hingga India.

"Ada diskusi yang intens dengan Hong Kong, dengan Timor Leste, juga dengan India, dan sebentar lagi mudah-mudahan dengan Arab Saudi. Jadi nanti kalau pergi umrah pergi haji enggak perlu tukar-tukar duit ya cukup bawa handphone-nya dan diisi saldonya," papar Filianingsih.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Ekonomi #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia