Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Internasional

Hasil Polling: Partai Netanyahu Disalip Rival, Suara Sekutu Anjlok

NadiKabar Biro
Hasil Polling: Partai Netanyahu Disalip Rival, Suara Sekutu Anjlok
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Hasil Polling: Partai Netanyahu Disalip Rival, Suara Sekutu Anjlok.

JAKARTA — Partai Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Likud, disalip partai rival dalam jajak pendapat terbaru.

Media Israel Channel 12 menunjukkan partai Yashar pimpinan Gadi Eisenkot meraih 24 kursi di Knesset, sedangkan Likud memperoleh 23 kursi.

Hasil tersebut menunjukkan pergeseran besar dalam lanskap politik menjelang kemungkinan pemilihan umum, seperti yang diterbitkan Channel 12, Senin malam.

Partai B'Yachad milik Naftali Bennett berada di posisi ketiga dengan 15 kursi. Setelah itu, Partai Demokrat milik Yair Golan memperoleh 11 kursi.

Partai Yisrael Beytenu milik Avigdor Lieberman berada di posisi berikutnya dengan sembilan kursi, dikutip dari Middle East Monitor.

Sementara itu, United Torah Judaism yang dipimpin Moshe Gafni memperoleh delapan kursi. Partai Otzma Yehudit pimpinan Itamar Ben-Gvir juga mendapat delapan kursi.

Joint List yang dipimpin Yousef Jabareen memperoleh tujuh kursi. Shas juga mendapatkan tujuh kursi dalam jajak pendapat tersebut.

Partai Rakyat Israel yang baru dipimpin oleh mantan perwira militer Israel Ofer Winter juga membuat terobosan penting. Partai tersebut berhasil memperoleh empat kursi.

Daftar Arab Bersatu yang dipimpin Mansour Abbas juga memperoleh empat kursi.

Namun, tidak semua partai berhasil memperoleh kursi di Knesset. Partai Zionisme Religius yang dipimpin Bezalel Smotrich gagal melewati ambang batas parlemen setelah hanya memperoleh 2,6 persen suara.

Partai Rumah Zionis untuk Cadangan yang dipimpin Chili Tropper dan Yoaz Hendel juga memperoleh 2,6 persen suara. Angka tersebut membuat partai itu gagal melewati ambang batas pemilihan.

Jajak pendapat menunjukkan Eisenkot unggul atas Netanyahu ketika para pemilih ditanya siapa yang lebih cocok untuk menjabat sebagai perdana menteri.

Israel akan menggelar pemilu pada 27 Oktober untuk memilih parlemen dan Perdana Menteri.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Internasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia