JAKARTA — Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melancarkan serangan besar rudal balistik ke Pangkalan Udara Prince Hassan di Yordania, Rabu (2/9).
IRGC melalui pernyataannya menuturkan serangan itu menargetkan hanggar yang menampung drone jarak jauh RQ-4 dan MQ-9 milik Amerika Serikat.
Dalam pernyataan yang disiarkan oleh televisi pemerintah Iran, IRIB, IRGC mengklaim bahwa beberapa drone hancur, sejumlah personel penerbangan dan teknis AS tewas, serta sejumlah infrastruktur teknis terbakar.
Belum ada konfirmasi langsung dari pihak AS maupun Yordania mengenai klaim Iran tersebut.
IRGC mengatakan serangan itu merupakan pembalasan atas serangan AS terhadap sebuah perayaan pernikahan di Sirik, Provinsi Hormozgan.
Menurut IRGC, serangan tersebut mengenai sekitar 70 tamu, menewaskan empat orang, termasuk seorang anak, dan menyebabkan beberapa lainnya mengalami luka serius.
IRGC menyebut serangan terhadap Pangkalan Prince Hassan sebagai bentuk "pembalasan" atas serangan di Sirik tersebut.
Iran telah beberapa kali menargetkan pangkalan itu selama konflik yang sedang berlangsung, dan sebelumnya mengklaim telah menyerang fasilitas yang menampung drone MQ-9 milik AS di lokasi tersebut.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.