Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Internasional

Iran Siapkan Syarat Baru buat Buka Selat Hormuz

NadiKabar Biro
Iran Siapkan Syarat Baru buat Buka Selat Hormuz
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Iran Siapkan Syarat Baru buat Buka Selat Hormuz.

JAKARTA — Iran dikabarkan tengah menyusun daftar syarat baru untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, mengatakan para mediator telah meminta Teheran untuk menetapkan persyaratan untuk membuka Selat Hormuz, termasuk syarat untuk mengakhiri perang dengan Amerika Serikat (AS).

Pernyataan Rezaei ini disampaikan saat Qatar menggelar pembicaraan dengan Iran, menyusul pembicaraan serupa oleh Pakistan dan Oman.

Kementerian Luar Negeri Qatar menyebut pembicaraan itu membahas koridor sementara di Selat Hormuz serta proyek bersama untuk membersihkan ranjau.

Dalam keterangannya, Rezaei mengatakan negaranya dan Oman telah menyepakati pembentukan koridor yang sebagian melintasi perairan Oman dan sebagian lagi melewati perairan Iran. Kapal-kapal nantinya dapat menggunakan jalur tengah jika AS memenuhi tuntutan Iran.

"AS harus lebih dulu mengambil langkah-langkah praktis untuk memenuhi syarat-syarat Iran, dan kemudian Iran akan melanjutkan untuk membuka Selat Hormuz," ucap Rezaei kepada kantor berita IRNA.

Dilansir dari Al Jazeera, seorang juru bicara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sementara itu mengatakan pada Rabu (26/8) bahwa Teheran tidak akan membuka Selat Hormuz kecuali Washington mencabut blokadenya terhadap Iran.

AS juga wajib membayar ganti rugi atas kerusakan yang ditimbulkan selama perang serta mencabut semua sanksi ekonomi terhadap Teheran.

Selat Hormuz secara efektif ditutup Iran setelah AS dan Israel mengobarkan perang pada 28 Februari lalu.

Jalur air vital tersebut sempat dibuka sebentar setelah AS-Iran meneken nota kesepahaman (MoU) damai pada Juni. Selama waktu itu, AS juga mencabut blokade dan melonggarkan sanksi.

Namun demikian, Iran menutup kembali Selat Hormuz setelah menuduh AS melanggar MoU. AS pun memberlakukan kembali blokade dan sanksinya.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Internasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia