Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Internasional

Peru-Iran Putus Hubungan Diplomatik sampai Teheran Cap AS Setan

NadiKabar Biro
Peru-Iran Putus Hubungan Diplomatik sampai Teheran Cap AS Setan
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Peru-Iran Putus Hubungan Diplomatik sampai Teheran Cap AS Setan.

JAKARTA — Perang Amerika Serikat vs Iran yang kembali membara menjadi sorotan berita internasional pada Rabu (2/8).

Penyebaran kabut asap kebakaran hutan Indonesia ke negara tetangga juga masih menjadi sorotan. Berikut kilas berita internasional kemarin:

Pemerintah Peru di bawah Presiden baru Keiko Fujimori mengumumkan telah memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran.

Pengumuman tersebut disampaikan Kementerian Luar Negeri Peru pada Selasa (1/9), di tengah konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Kemlu Peru menegaskan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada "komitmen historis Peru terhadap perdamaian," penghormatan terhadap hukum internasional, dan pembelaan terhadap demokrasi.

Iran mengecam Amerika Serikat setelah serangan menghantam sebuah pesta pernikahan di wilayah selatan negara tersebut.

Negosiator utama Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menyebut AS sebagai 'Setan' atas serangan tersebut, pada Rabu (2/9).

Pejabat Iran mengatakan sebanyak empat orang tewas dan puluhan lainnya terluka dalam serangan yang terjadi larut malam di sebuah acara pernikahan di Kuhestak, Iran selatan.

Biro Manajemen Lingkungan Departemen Lingkungan dan Sumber Daya Alam (DENR-EMB)Filipina menyatakan kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Indonesia sudah sampai ke Metro Manila.

Dalam pernyataan pada Selasa (1/9), DENR-EMB menyebut kabut asap karhutla RI terbawa angin monsun barat daya ke Filipina dan dampaknya dapat dirasakan selama 1 hingga 3 September mendatang.

"Situasi kabut asap sebagian besar berada di luar kendali kami karena hal ini bergantung pada sejumlah faktor di luar Filipina, termasuk intensitas karhutla di Kalimantan (Indonesia), pola angin yang dominan, dan curah hujan di seluruh wilayah tersebut," kata Kepala Divisi Manajemen Kualitas Lingkungan DENR-EMB, Jundy del Socorro, seperti dikutip Manila Times.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Internasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia