Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Internasional

Prabowo ke Putin: RI-Rusia Punya Tali Sejarah Lebih dari 5 Dasawarsa

NadiKabar Biro
Prabowo ke Putin: RI-Rusia Punya Tali Sejarah Lebih dari 5 Dasawarsa
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Prabowo ke Putin: RI-Rusia Punya Tali Sejarah Lebih dari 5 Dasawarsa.

JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9).

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menyampaikan terima kasih kepada Putin karena telah mengundang Indonesia sebagai tamu kehormatan utama di Forum Ekonomi Timur (EEF) ke-11.

"Kami merasa terhormat dapat berpartisipasi dalam Forum Ekonomi Timur ke-11," ucap Prabowo dalam pertemuan yang disiarkan langsung akun media sosial Sekretariat Presiden.

Prabowo menuturkan forum ini memiliki potensi besar dalam menjadi jembatan kerja sama dan konektivitas di kawasan kedua negara.

"Kita berdua adalah negara pasifik dan bagi kami sebagai negara kepulauan, konektivitas dan kerja sama maritim sangat penting," ucap Prabowo.

"Indonesia terus berupaya untuk terus meningkatkan kerja sama di segala bidang demi mencapai keuntungan bagi kedua negara kita," lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga memuji hubungan persahabatan Indonesia-Rusia yang telah terjalin selama lebih dari 50 tahun.

Prabowo menekankan bahwa Rusia adalah mitra yang sangat penting bagi Indonesia.

"Indonesia dan Rusia memiliki ikatan sejarah yang mendalam lebih dari 5 dasawarsa. Bagi Indonesia, Rusia adalah mitra yang sangat penting," ucap Prabowo.

"Karena itu kami bangga dan gembira hubungan kita bisa meningkat menjadi kemitraan strategis," imbuhnya.

Prabowo juga menyampaikan kesiapan Indonesia untuk mempererat kerja sama dengan Rusia di berbagai bidang.

Masih dalam momen yang sama, Prabowo turut mengucapkan selamat kepada Putin atas peringatan hari nasional Federasi Rusia yang jatuh pada 12 Juni lalu.

"Juga atas penyelenggaraan KTT peringatan ASEAN-Rusia ke-35 pada 18 Juni 2026," ucapnya.

Prabowo turut menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadirannya pada acara penting tersebut.

"Saya mohon maaf sebesar-besarnya karena saya tidak dapat mengadiri acara penting tersebut karena ada masalah dalam negeri yang tidak bisa saya tinggalkan. Tapi saya membayar hutang saya dengan hadir di Vladivostok sekarang," kata Prabowo.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Internasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia