JAKARTA — Presiden RI Prabowo Subianto tiba di Tanah Air pada Jumat (4/9) dini hari usai memenuhi undangan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Prabowo hadir sebagai tamu kehormatan utama pada Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Far Eastern Federal University (FEFU), Vladivostok. Pesawat yang membawa Presiden Prabowo dan rombongan mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta sekitar Pukul 03.00 WIB.
Turut mendampingi Prabowo dalam penerbangan kembali ke Tanah Air, yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Di bawah tangga pesawat, menyambut langsung kedatangan Prabowo yakni Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Selama berada di Vladivostok, Prabowo menjalani sejumlah agenda penting, termasuk pertemuan bilateral dengan Presiden Vladimir Putin.
Dalam pertemuan itu, Putin menyebut Indonesia merupakan mitra kunci bagi Rusia di kawasan Asia Pasifik.
Selain pertemuan bilateral, pada lawatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan pidato pada EEF ke-11 sebagai tamu kehormatan utama. Forum itu mempertemukan para pemimpin pemerintahan, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan ekonomi.
Dalam pidatonya, Preabowo menyampaikan pandangan Indonesia mengenai peluang kerja sama dengan Rusia dan kawasan Eurasia.
Salah satu pesan utama Prabowo adalah pentingnya melihat kawasan Pasifik bukan sebagai pemisah geografis, melainkan sebagai ruang strategis untuk memperkuat konektivitas dan membuka peluang ekonomi baru bagi Indonesia dan Rusia.
"Samudra Pasifik tidak memisahkan kita. Samudra Pasifik menghubungkan kita. Ia bukanlah tembok di antara kita. Ia harus menjadi jalan raya antara dua perekonomian kita," ujar Prabowo.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.