Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Internasional

WNI Tentara Rusia Buat Paspor di Depok sampai Prabowo Temui Putin

NadiKabar Biro
WNI Tentara Rusia Buat Paspor di Depok sampai Prabowo Temui Putin
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait WNI Tentara Rusia Buat Paspor di Depok sampai Prabowo Temui Putin.

JAKARTA — Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia hingga perkembangan soal delapan WNI yang menjadi tentara Rusia menjadi sorotan berita internasional pada Kamis (3/9).

Berikut kilas berita internasional kemarin:

Presiden Donald Trump mengatakan dirinya "senang" Pangeran Harry dan istrinya, Meghan Markle, telah meninggalkan Amerika Serikat dan kembali ke Inggris.

Trump bahkan blak-blakan mengaku bahwa dirinya "bukan penggemar" pasangan tersebut.

Berbicara kepada wartawan di Oval Office, Trump ditanya mengenai tanggapannya atas kabar bahwa pasangan itu telah kembali ke Inggris.

"Saya senang dengan hal itu (pangeran Harry dan Meghan Markle pulang ke Inggris). Saya memang bukan penggemar mereka," ujarnya seperti dikutip Anadolu Agency pada Kamis (3/9).

Presiden RI Prabowo Subianto mendapat lima tepuk tangan meriah saat melakukan pidato pada ajang Eastern Economic Forum (EEF) yang berlangsung di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9).Prabowo menyampaikan pidato tersebut di hadapan Presiden Rusia Vladimir Putindan beberapa pemimpin negara lain, yang juga dihadiri ratusan tamu undangan.

Pada pidatonya, Presiden Prabowo menyinggung soal politik luar negeri Indonesia, kerja sama bilateral RI dan Rusia, hingga komitmen untuk memperkuat kerja sama yang membawa manfaat luas bagi masyarakat.

Satu dari delapan warga negara Indonesia (WNI) yang diduga menjadi tentara bayaran Rusia diketahui merupakan warga Depok, Jawa Barat, berinisial WOI.Kepala Imigrasi Depok Ivan Triansyah mengungkapkan WOI pernah mengurus paspor di Kantor Imigrasi Depok pada 6 Juli tahun lalu.

"Kalau berdasarkan data kami di Imigrasi Depok, inisial WOI itu membuat paspor, penggantian paspor itu di tanggal 6 April 2026, sesuai dengan SOP kami menggunakan M-Paspor," kata Ivan, Kamis (3/9).

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Internasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia