Jakarta - Asosiasi Futsal Indonesia (AFI) menggandeng pihak swasta yakni PT Perada Swara Production untuk memacu pengembangan futsal putri di Indonesia.
Kerja sama antara kedua belah pihak ini nantinya akan menjadi bagian program penguatan futsal putri yang difokuskan pada deteksi bakat (talent detection), pemantauan pemain (scouting), hingga pemanfaatan fasilitas pusat latihan di Kudus, Jawa Tengah.
"Jadi ini adalah kerja sama jangka panjang, tapi kita mulai dulu di tahun ini di mana dari Djarum Foundation khususnya akan membantu memfasilitasi untuk futsal bisa berkembang melalui program-program seperti talent detection, scouting untuk atlet-atlet futsal putri di daerah," kata Ketua AFI Michael Sianipar dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.
Langkah strategis ini juga menjadi bagian kesiapan federasi yang nantinya akan menghadapi sejumlah agenda internasional yang cukup padat. Terdekat tim nasional futsal putri Indonesia dijadwalkan akan menatap Piala AFF U16 dan U19 Putri hingga Asian Indoor and Martial Arts Games (AIMAG) di penghujung 2026.
Ke depannya, selain fokus dalam pencarian bakat di berbagai daerah, AFI juga akan memboyong tim Srikandi menjalani pemusatan latihan di Kudus yang mempunyai fasilitas berstandar internasional.
Sementara itu, Perwakilan PT Perada Swara Productions Gege Dhirgantara mengatakan bahwa futsal putri di tanah air saat ini mempunyai potensi yang sangat besar besar di kancah internasional meski selama ini masih minim perhatian sponsor.
"Satu hal yang kami lihat bahwa sepak bola atau olahraga putri ya khususnya di sepak bola dan futsal ini sepertinya belum banyak yang memberikan dukungan. Dan kami melihat juga potensi untuk mereka berpartisipasi, mempunyai prestasi itu sangat besar gitu ya," ucap Gege.
"Karena memang dengan point of view itu kami melihat apabila kami bisa mendukung mereka dan kami meyakini mereka akan bisa memberikan hasil yang jauh lebih baik lagi," imbuhnya.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.