Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Agrinas Palma: Agroindustri berperan jamin pasokan bioenergi nasional

NadiKabar Biro
Agrinas Palma: Agroindustri berperan jamin pasokan bioenergi nasional
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Agrinas Palma: Agroindustri berperan jamin pasokan bioenergi nasional.

Jakarta - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menilai sektor agroindustri memiliki peran penting dalam menjamin pasokan bioenergi nasional.

“Indonesia memiliki potensi bioenergi yang sangat besar. Tantangannya adalah bagaimana meningkatkan produktivitas, menjaga keberlanjutan, serta memastikan hasil dari sektor hulu dapat terhubung dengan kebutuhan industri bioenergi nasional,” ujar Direktur Utama Agrinas Palma Mohammad Abdul Ghani dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan, intensifikasi dan ekstensifikasi perkebunan menjadi kunci dalam menjamin ketersediaan bahan baku berkelanjutan untuk mendukung ketahanan energi nasional.

Berdasarkan hasil analisis data Agrinas Palma, Indonesia diproyeksikan membutuhkan sekitar 104 juta ton CPO pada 2045 untuk memenuhi kebutuhan biodiesel, pangan, ekspor, produk turunan, dan Sustainable Aviation Fuel (SAF).

Pemenuhan kebutuhan tersebut memerlukan peningkatan produktivitas dari 3 ton menjadi 4,4 ton CPO per hektare serta penambahan areal sekitar 7,4 juta hektare.

Abdul menilai intensifikasi perlu dilakukan melalui percepatan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), penerapan pola tumpang sari tanaman pangan, Good Agricultural Practices, digitalisasi, mekanisasi, serta penguatan riset dan inovasi.

Sementara itu, ekstensifikasi dilaksanakan melalui verifikasi kawasan Hutan Produksi yang dapat Dikonversi, disertai reforestasi terhadap sisa kawasan dan area marginal.

Peningkatan produksi tersebut ia sebut harus berjalan seiring dengan tata kelola berkelanjutan melalui perlindungan kawasan High Conservation Value and High Carbon Stock, pelestarian keanekaragaman hayati, larangan penggunaan api dalam pembukaan lahan, serta penerapan sistem ketertelusuran berbasis teknologi informasi.

Hilirisasi sawit, lanjutnya, juga dikembangkan melalui rantai produksi terintegrasi, mulai dari pengelolaan kebun berkelanjutan, pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya, penggunaan truk listrik untuk mengurangi emisi dan menghemat biaya pengangkutan, hingga pengolahan di pabrik kelapa sawit.

“Pendekatan tersebut diharapkan membuka lapangan kerja, memenuhi kebutuhan pangan dan energi, menciptakan pertumbuhan ekonomi inklusif, mengoptimalkan ekonomi sirkular, serta mewujudkan pertanian berkelanjutan,” ujar Abdul.

Di sisi lain, rencana pengembangan biodiesel dan bioetanol akan dilaksanakan melalui kerja sama strategis antara Agrinas Palma dan PT Pertamina (Persero), dengan dukungan Danantara.

“Kami ingin menghasilkan biodiesel dan bioetanol dengan dukungan pasokan bahan baku dari sektor agroindustri nasional. Untuk mewujudkannya, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, BUMN, pelaku industri, lembaga pembiayaan, serta pemilik teknologi,” kata Abdul.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia