Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengingatkan para kader partai ini agar tidak meminta perlakuan khusus jika tersandung masalah hukum.
"Kader Demokrat tidak bolehmeminta perlakuan istimewa di hadapan hukum. Kita tidak boleh membela yang salah hanya karena ia kawan, dan jangan menyerang yang benar hanya karena ia lawan," kata AHY saat berpidato dalam acara HUT ke-25 Partai Demokrat di kantor DPP Demokrat, Sabtu.
Menurut AHY, supremasi hukum harus ditegakkan karena hukum sejatinya diciptakan untuk melindungi rakyat.
Salah satu upaya dalam memperkuat supremasi hukum yakni memastikan para penegak hukum bekerja secara profesional dan amanah.
Dengan kuatnya penegak hukum, AHY yakin segala bentuk pelanggaran dari mulai pidana ringan hingga korupsi akan dengan mudah ditindak tanpa pandang bulu.
Termasuk jika kadernya yang merupakan pejabat negara terlibat kasus, maka proses hukum harus tetap dijalankan demi memberikan rasa aman dan adil kepada masyarakat.
"Hukum tidak bolehberubah karena nama, jabatan, kekayaan, ataupun kedekatan dengan kekuasaan," jelas AHY.
Hari ini Partai Demokrat menggelar acara peringatan HUT ke-25 di Gedung DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu.
Dalam kegiatan ini, AHY dijadwalkan akan memberikan pidato politik selama 30 menit.
Beberapa petinggi Demokrat pun hadir dalam kegiatan ini diantaranya Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat sekaligus Eks Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono, Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Benny K. Harman dan Ketua Umum Srikandi Demokrat Annisa Pohan
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.