Makassar - Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, berjalan normal setelah pesawat Garuda Indonesia GA604 berhasil ditangani dengan aman.
"Pesawat rute Jakarta-Makassar tersebut sebelumnya mengalami kendala pada salah satu roda utama berupa pecah ban saat dalam penerbangan menuju Makassar," kata Pgs General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Lukman Mardian di Kabuaten Maros, Kamis.
Pihak Bandara Sultan Hasanuddin menerima informasi terkait kondisi pesawat dan langsung melakukan koordinasi dengan AirNav Indonesia serta menyiagakan personel dan peralatan penanganan keadaan darurat.
Personel Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) beserta kendaraan pendukung disiagakan di sisi landasan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan selama proses pendaratan pesawat.
Sebelum mendarat, GA604 sempat melakukan fly pass untuk memastikan kesiapan landasan dan personel pendukung. Pesawat kemudian berhasil mendarat dengan aman di Runway 03 sekitar pukul 09.13 WITA.
Seluruh penumpang dan awak pesawat dilaporkan dalam kondisi aman. Setelah pesawat berhenti, proses evakuasi dan penurunan penumpang dilakukan secara tertib dengan dukungan petugas bandara dan unsur terkait.
Untuk mendukung proses penanganan, landasan pacu sempat ditutup sementara. Penutupan dilakukan sebagai bagian dari prosedur keselamatan hingga proses penanganan pesawat dan pemeriksaan landasan selesai.'Setelah pesawat berhasil ditangani dan landasan dinyatakan aman, operasional penerbangan kembali dibuka dan aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin berlangsung normal.
Pengelola Bandara Sultan Hasanuddin memastikan aspek keselamatan dan keamanan tetap menjadi prioritas dalam setiap penanganan kondisi darurat, termasuk melalui koordinasi cepat dengan seluruh pemangku kepentingan terkait.
Pihak bandara juga mengapresiasi kesiapsiagaan seluruh personel dan ujnsur terkait sehingga penanganan GA604 dapat berlangsung aman serta tidak menimbulkan gangguan berkepanjangan terhadap operasional penerbangan.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.