Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Asap karhutla ganggu sepuluh penerbangan di Bandara Supadio Kalbar

NadiKabar Biro
Asap karhutla ganggu sepuluh penerbangan di Bandara Supadio Kalbar
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Asap karhutla ganggu sepuluh penerbangan di Bandara Supadio Kalbar.

Pontianak - Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengganggu operasional penerbangan di Bandara Internasional Supadio, Kalimantan Barat, dengan sepuluh penerbangan mengalami penyesuaian jadwal pada Senin pagi.

"PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio terpaksa melakukan penyesuaian jadwal penerbangan akibat penurunan jarak pandang di kawasan bandara," kata Pjs General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Supadio Mohamad Arifin di Pontianak, Kalbar, Senin.

Ia mengatakan kondisi jarak pandang selama sepekan terakhir berfluktuasi akibat kabut asap dari karhutla.

Dia mengatakan, berdasarkan informasi BMKG Stasiun Meteorologi Supadio, jarak pandang pada pagi dan sore hari tercatat berada di bawah 1.000 meter, sedangkan pada siang hari berangsur membaik hingga lebih dari 2.000 meter.

Data operasional Bandara Supadio mencatat sebanyak sepuluh penerbangan kedatangan dan keberangkatan mengalami perubahan jadwal pada Senin (31/8).

"Penerbangan yang terdampak meliputi Lion Air rute Pontianak-Surabaya, Scoot rute Singapura-Pontianak dan Pontianak-Singapura, serta Super Air Jet pada sejumlah rute," tuturnya.

Selain itu, penerbangan Wings Air rute Pontianak-Ketapang serta sejumlah penerbangan Batik Air dan Super Air Jet dari dan menuju Jakarta juga mengalami penyesuaian jadwal.

Arifin menegaskan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama dalam operasional penerbangan di tengah gangguan kabut asap.

"Kami terus memantau perkembangan kondisi jarak pandang di bandara. Koordinasi lintas instansi dengan stakeholder terkait berjalan dengan baik untuk memastikan seluruh prosedur keselamatan penerbangan terpenuhi," katanya.

Pihak Bandara Supadio terus berkoordinasi dengan BMKG, AirNav Indonesia, maskapai penerbangan, BNPB, dan Polres Kubu Raya untuk memantau perkembangan jarak pandang secara berkala.

Bandara bersama maskapai juga melakukan penyesuaian jadwal penerbangan dengan tetap memperhatikan batas aman jarak pandang untuk aktivitas lepas landas dan pendaratan.

"PT Angkasa Pura Indonesia mengimbau calon penumpang untuk memeriksa kembali status penerbangan kepada maskapai maupun petugas Bandara Internasional Supadio sebelum menuju bandara," kata dia.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia