Jakarta - PT Bank DBS Indonesia (DBSI) mengumumkan terbentuknya Konglomerasi Keuangan DBS setelah secara resmi menjadi pemegang saham pengendali (PSP) PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia (DBSVI).
Melalui transaksi yang tertuang dalam penandatanganan akta jual beli, DBSI kini memiliki 99 persen saham DBSVI, sementara 1 persen saham lainnya dimiliki oleh DBS Vickers Securities Holdings Pte Ltd.
Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia Lim Chu Chong dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa terwujudnya Konglomerasi Keuangan DBS merupakan tonggak penting dalam perjalanan Bank DBS di Indonesia.
“Langkah ini mencerminkan komitmen kami untuk terus memperkuat struktur organisasi, tata kelola, serta pengelolaan risiko yang terintegrasi sesuai dengan ketentuan regulator,” kata dia.
Dalam struktur Konglomerasi Keuangan DBS, DBSI akan bertindak sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK) Operasional, dengan DBSVI sebagai anggota Konglomerasi Keuangan DBS.
Langkah strategis DBSI dalam melakukan penyertaan modal pada DBSVI merupakan bagian dari tahapan pembentukan PIKK yang sejalan dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 30 Tahun 2024 tentang Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan.
Perusahaan menyampaikan, pembentukan Konglomerasi Keuangan DBS di Indonesia juga menegaskan komitmen DBS Group dalam memperkuat tata kelola, manajemen risiko, dan sinergi bisnis antar lembaga jasa keuangan dalam grup, sekaligus mendukung implementasi kerangka pengawasan terintegrasi yang ditetapkan regulator.
Lim Chu Chong menyampaikan, perusahaan optimistis sinergi antara layanan perbankan dan pasar modal akan semakin memperkuat kemampuan dalam menghadirkan solusi finansial yang lebih komprehensif bagi nasabah.
“Penguatan sinergi ini juga selaras dengan komitmen kami untuk menjadi mitra tepercaya bagi pertumbuhan bisnis nasabah, dengan menyediakan layanan dan solusi yang terhubung secara holistik melalui ekosistem Bank DBS Indonesia,” kata dia.
Sementara itu, Plt. Presiden Direktur DBS Vickers Sekuritas Indonesia Andreas Oen menambahkan bahwa pembentukan Konglomerasi Keuangan DBS menandai babak baru dalam perjalanan DBSVI di Indonesia.
Menurut dia, dukungan yang semakin kuat dari Grup DBS memungkinkan kami untuk memperluas kapabilitas, meningkatkan kualitas layanan, serta semakin berperan dalam mendukung perkembangan pasar modal Indonesia.
“Kami percaya bahwa kolaborasi yang lebih erat dalam ekosistem DBS akan menciptakan nilai jangka panjang bagi nasabah, regulator dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Andreas.
Bank DBS Indonesia pun menyatakan terus berupaya menghadirkan layanan keuangan yang relevan dan inovatif bagi nasabah korporasi, institusi, maupun individu.
Kehadiran DBSVI sebagai anggota Konglomerasi Keuangan DBS diharapkan semakin memperkuat kapabilitas Grup DBS dalam menyediakan solusi yang lebih terintegrasi di Indonesia, termasuk layanan perbankan, treasury, pasar modal, serta investasi.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.