Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Bantuan untuk korban gempa NTT di Posduklognas Halim capai 46 ton

NadiKabar Biro
Bantuan untuk korban gempa NTT di Posduklognas Halim capai 46 ton
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Bantuan untuk korban gempa NTT di Posduklognas Halim capai 46 ton.

Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total barang bantuan yang berada di gudang Pos Pendukung Logistik Nasional (Posduklognas) Penanganan Darurat Bencana Gempabumi NTT di Halim Perdanakusuma, Jakarta, mencapai 46.399 kilogram atau sekitar 46 ton per 29 Agustus 2026.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan di Jakarta, Senin, mengatakan bahwa pada hari yang sama bantuan yang masuk ke Posduklognas Halim mencapai 4.813 kilogram atau sekitar lima ton yang berasal dari sembilan donatur.

Sementara itu, sebanyak 21.738 kilogram atau sekitar 22 ton bantuan telah didistribusikan pada 29 Agustus 2026 untuk mendukung kebutuhan masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Berton mengatakan salah satu penyaluran dilakukan melalui satu sorti penerbangan TNI Angkatan Udara dengan tujuan Maumere untuk mempercepat pengiriman bantuan ke wilayah terdampak.

Posduklognas Halim dipastikan siap untuk mengoptimalkan penerimaan, pengelolaan, dan pendistribusian bantuan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

Menurut dia, pengelolaan bantuan dilakukan dengan prinsip tepat jenis, tepat jumlah, dan tepat waktu agar dukungan logistik dapat diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

Upaya tersebut merupakan bagian dari penanganan darurat bencana gempa bumi NTT yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, TNI, lembaga, dan para donatur dalam mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak.

BNPB, kata dia, memastikan pengelolaan dan distribusi bantuan terus dilakukan untuk mendukung percepatan pemulihan masyarakat terdampak gempa bumi di NTT.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia