Kendari - Basarnas Kendari melakukan evakuasi medis (medevac) terhadap 13 orang korban Kapal Motor (KM) Legenda Nusantara 99 yang mengalami kebakaran di perairan Kabaena, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kepala Seksi Operasi Basarnas Kendari Saiful saat dihubungi di Kendari, Selasa, mengatakan insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami keracunan cairan kimia yang membutuhkan bantuan medis darurat.
"KM Legenda Nusantara 99 rute Jakarta menuju Morowali yang memuat bahan kimia dan alat berat mengalami kebakaran akibat bocornya cairan kimia di perairan antara Pulau Selayar dan Pulau Kabaena," kata Saiful.
Ia menyebutkan bahwa korban meninggal dunia teridentifikasi atas nama John Petro yang menjabat sebagai Mualim II. Sementara dua korban keracunan, yakni Sahriar selaku nakhoda kapal dan Yudi Bagus selaku juru minyak.
"Person on board (POB) sebanyak 13 orang sempat dievakuasi terlebih dahulu oleh KM KBR Benua Dua yang melintas di lokasi. Selanjutnya, kejadian tersebut dilaporkan ke Basarnas Kendari untuk dilakukan penanganan medis serta evakuasi lanjutan," ujarnya.
Saiful mengungkapkan bahwa saat menerima informasi tersebut pada pukul 08.35 WITA, Basarnas memberangkatkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Muna menggunakan speedbboat Polairud bergerak menuju titik pertemuan evakuasi medis di perairan Tampo.
"Proses evakuasi tersebut melibatkan unsur gabungan dari Staf Operasi Basarnas Kendari, Tim Rescue USS Muna, Polairud Muna, KUPP Raha, Kesehatan Pelabuhan, Puskesmas Tampo, serta masyarakat setempat," ujar Saiful.
Dia menyampaikan saat ini para korban selamat dan meninggal dunia selanjutnya dibawa menuju daratan untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut oleh tim kesehatan.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.