Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI merespons cepat bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan mendirikan 16 pos layanan di sejumlah wilayah terdampak, untuk mempercepat penanganan kebutuhan penyintas gempa.
Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid dalam keterangan di Jakarta, Sabtu menyampaikan keberadaan pos layanan menjadi bagian dari respons kemanusiaan Baznas untuk memastikan masyarakat terdampak memperoleh bantuan secara cepat dan tepat sesuai kebutuhan di lapangan.
"Yang kami upayakan adalah bagaimana masyarakat tetap mendapatkan kebutuhan dasar selama berada dalam situasi darurat. Karena itu, layanan kami dibuat menyesuaikan kondisi dan kebutuhan di masing-masing titik," katanya.
Sodik memaparkan berbagai layanan yang tersedia melalui pos-pos tersebut, mulai dari layanan kesehatan, dapur umum, dapur air, hingga masjid darurat. Layanan tersebut tersebar di sejumlah wilayah yang terdampak gempa, antara lain Kabupaten Manggarai, Ngada, Nagekeo, Ende, dan Manggarai Timur.
Ia menyampaikan, keberadaan pos layanan menjadi bagian dari respons kemanusiaan Baznas untuk memastikan masyarakat terdampak memperoleh bantuan secara cepat dan tepat sesuai kebutuhan di lapangan.
Menurut dia, respons Baznas tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan logistik, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar penyintas tetap terpenuhi selama berada dalam kondisi darurat.
"Dapur umum dan dapur air juga ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh makanan serta air bersih. Sementara itu, layanan kesehatan diberikan untuk membantu memantau dan menangani kondisi kesehatan penyintas, khususnya warga yang berada di lokasi pengungsian dan membutuhkan pemeriksaan maupun pengobatan," ujarnya menjelaskan.
Sodik menyampaikan, Baznas juga mendirikan masjid darurat di sejumlah lokasi yang diharapkan dapat kembali menyediakan ruang bagi warga untuk menjalankan ibadah di tengah kondisi pascabencana.
Ia menambahkan Baznas melalui tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat Baznas (RSB) terus berupaya memberikan layanan terbaik bagi masyarakat penyintas gempa.
"Layanan-layanan Baznas juga memungkinkan untuk terus bertambah, kami akan terus bergerak sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Semoga ikhtiar ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak gempa di NTT," ucap Sodik Mudjahid.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.