Pangkalpinang, Babel - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyediakan "pojok belanje" sebagai sentra pemasaran produk UMKM binaan pada Explore Babel 2026 di Alun-alun Taman Merdeka Pangkalpinang.
Kepala Perwakilan BI Babel Rommy S Tamawiwy di Pangkalpinang, Minggu, mengatakan pojok belanje menjadi ruang khusus bagi UMKM yang produknya telah melalui proses kurasi BI sehingga memiliki kualitas dan daya saing untuk dipasarkan kepada masyarakat.
"Kami sengaja menyediakan satu sentra pojok belanje untuk pelaku UMKM binaan BI dalam memasarkan produknya yang sudah terkurasi dan dipusatkan di satu lokasi," kata Rommy.
Ia mengatakan pada penyelenggaraan Explore Babel tahun kelima ini, BI hadir sebagai bagian dari sinergi dengan pemerintah daerah untuk memperkuat ekonomi daerah melalui pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif.
Pojok belanje (pojok belanja) menghadirkan ratusan produk dari 25 pelaku UMKM Bangka Belitung. Setiap pelaku UMKM membawa tiga hingga lima produk, didominasi olahan hasil laut seperti ikan, udang, dan cumi.
Berbagai produk tersebut diolah menjadi makanan siap santap, seperti getas, ampiang, kritcu, sambal lingkung, abon, hingga aneka minuman berbahan jeruk kunci dan madu.
Explore Babel kata Rommy juga menghadirkan stasiun ekonomi hijau yang menampilkan produk ramah lingkungan, seperti ecoprint dan kerajinan lidi nipah, sekaligus menjadi ruang edukasi melalui lokakarya pengolahan limbah menjadi produk bernilai ekonomi.
Menurut dia, perekonomian Bangka Belitung masih tumbuh positif sekitar empat persen selama tiga triwulan terakhir, salah satunya ditopang konsumsi rumah tangga.
Ia mengatakan, rangkaian Explore Babel melibatkan generasi muda, pelajar, pemerintah daerah, serta pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, penanggung jawab pojok belanje Widi Prayogo mengatakan seluruh produk dijual dengan harga mulai Rp2.000 dan dapat dibayar menggunakan QRIS, kartu debit, maupun tunai.
"Penjualan di Pojok Belanje mampu mencatat omzet sekitar Rp6 juta per hari selama kegiatan berlangsung," ujarnya.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.