Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

BI: Yield SRBI tenor panjang melandai ke 7 persen di lelang pekan ini

NadiKabar Biro
BI: Yield SRBI tenor panjang melandai ke 7 persen di lelang pekan ini
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait BI: Yield SRBI tenor panjang melandai ke 7 persen di lelang pekan ini.

Jakarta - Bank Indonesia (BI) melaporkan rata-rata tertimbang (RRT) imbal hasil atau yield Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) tenor 12 bulan yang dimenangkan dalam lelang di pasar primer pada Jumat ini menurun menjadi 7 persen.

Pada lelang sebelumnya, yakni pada 14 Agustus 2026, RRT imbal hasil tenor 12 bulan yang dimenangkan tercatat sebesar 7,37 persen.

Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin Gunawan Hutapea dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, menyampaikan bahwa penurunan ini sejalan dengan rata-rata yield yang ditawarkan peserta lelang.

RRT imbal hasil penawaran SRBI tenor 12 bulan turun dari 7,45 persen pada 14 Agustus 2026 menjadi 7,08 persen pada 28 Agustus 2026.

Adapun total SRBI yang diserap bank sentral dalam lelang pada Jumat ini mencapai Rp24 triliun dari total Rp43,5 triliun penawaran yang masuk. Angka ini meningkat dibandingkan lelang pada 14 Agustus 2026 dengan nominal yang dimenangkan mencapai Rp20 triliun.

"Perkembangan ini sejalan dengan kondisi likuiditas pasar uang dan perbankan yang terus dijaga oleh Bank Indonesia melalui pengelolaan instrumen moneter secara terukur," kata Erwin.

Ia menambahkan bahwa ke depan, Bank Indonesia akan terus mengoptimalkan instrumen moneter, termasuk SRBI, untuk menjaga kecukupan likuiditas, mendukung stabilitas pasar uang dan nilai rupiah, serta tetap menarik aliran masuk portofolio asing.

Berdasarkan publikasi Bank Indonesia, RRT imbal hasil SRBI tenor panjang di pasar sekunder juga berada dalam tren penurunan.

RRT imbal hasil tenor 12 bulan menurun dari 7,45 persen pada 18 Agustus 2026 menjadi 7,00 persen pada 20 Agustus 2026.

Tren penurunan ini juga terjadi pada tenor pendek di pasar sekunder. Berdasarkan data terakhir per 21 Agustus 2026, RRT imbal hasil tenor 6 bulan melandai ke 6,70 persen dan tenor 3 bulan turun menjadi 6,72 persen.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia