Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Billy Mambrasar dorong Batam bangun KEK UMKM berorientasi ekspor

NadiKabar Biro
Billy Mambrasar dorong Batam bangun KEK UMKM berorientasi ekspor
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Billy Mambrasar dorong Batam bangun KEK UMKM berorientasi ekspor.

Jakarta - Komite Eksekutif Presiden Billy Mambrasar mendorong Batam dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang secara khusus diperuntukkan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menembus pasar ekspor, sekaligus memperluas perdagangan UMKM antardaerah di Indonesia.

Billy mengatakan, selama ini perkembangan ekonomi Batam banyak ditopang oleh investasi dan aktivitas industri. Namun, menurut dia, pertumbuhan tersebut perlu diimbangi dengan penguatan sektor UMKM yang dinilai memiliki keterkaitan langsung dengan kehidupan ekonomi masyarakat.

“Selama ini kita merayakan besarnya investasi asing yang masuk Batam dan perkembangan industri yang luar biasa. Akan tetapi, siapa yang memikirkan nasib UMKM yang pelaku utamanya adalah masyarakat biasa,” kata Billy dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Jumat.

Ia menilai UMKM perlu mendapatkan ruang khusus agar dapat naik kelas, terutama melalui peningkatan kapasitas produksi, akses pasar, pembiayaan, hingga kesiapan memenuhi standar ekspor.

Billy juga menyoroti struktur perekonomian Batam yang menurutnya masih sangat bergantung pada investasi dan ekspor. Sementara itu, konsumsi rumah tangga memiliki porsi sekitar 20–30 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan perlunya memperkuat perputaran ekonomi di tingkat masyarakat agar manfaat pertumbuhan ekonomi Batam tidak hanya terkonsentrasi pada sektor investasi dan manufaktur.

“Kalau investasi dan manufaktur itu yang berkepentingan utamanya kelompok bisnis dan memang ada penyerapan tenaga kerja juga, tapi tidak sebanyak UMKM. Ingat bahwa UMKM adalah dari dan oleh masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, fasilitas dalam KEK UMKM dapat mencakup insentif usaha, kemudahan proses ekspor-impor melalui kepabeanan, serta pelatihan dan pendampingan bagi pelaku usaha.

Selain itu, ia menilai penguatan UMKM juga strategis dari sisi penyerapan tenaga kerja. Sebab, sektor tersebut menjadi salah satu penyerap tenaga kerja formal maupun informal yang besar. Selain menjadi pusat pengembangan UMKM dan ekspor, Billy juga melihat peluang kawasan tersebut dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis ekonomi kreatif, khususnya kuliner dan hospitality.

Berdasarkan data BPS yang disampaikan, terdapat lebih dari 75.000 UMKM di Kota Batam serta sekitar 102.000 usaha mikro. Sektor tersebut disebut menyerap hingga 156.000 tenaga kerja, dengan perputaran uang yang diperkirakan mencapai Rp9,1 triliun per tahun.

Dengan demikian, pengembangan UMKM melalui KEK khusus dinilai berpotensi membantu menekan pengangguran dan kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Batam dan Kepri.

Billy mengusulkan agar pemerintah pusat dan daerah mengakomodasi pelaku UMKM dalam satu kawasan dengan berbagai fasilitas dan kemudahan.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepri Riki Rionaldi menyambut positif gagasan pembentukan KEK UMKM tersebut.

Menurut Riki, konsep tersebut dapat menjadi alternatif kebijakan untuk mendorong UMKM di Kepri dan Batam agar memiliki daya saing yang lebih kuat.

“Saya menyambut baik gagasan yang disampaikan oleh Billy Mambrasar, dan ini sebelumnya belum pernah ada yang memikirkan. Selama ini kita mencoba mencari formulasi terbaik untuk mendorong kemajuan UMKM di Provinsi Kepri dan Kota Batam, dan menurut saya ini dapat menjadi gagasan terbaik untuk menjawabnya,” ujar Riki.

Billy optimistis pembentukan KEK UMKM berorientasi ekspor dapat meningkatkan nilai ekonomi tersebut secara signifikan.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia