Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

BPH Migas-ESDM tinjau Fuel Terminal Baubau perkuat distribusi BBM 3T

NadiKabar Biro
BPH Migas-ESDM tinjau Fuel Terminal Baubau perkuat distribusi BBM 3T
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait BPH Migas-ESDM tinjau Fuel Terminal Baubau perkuat distribusi BBM 3T.

Baubau, Sulawesi Tenggara - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meninjau Fuel Terminal Baubau untuk memastikan keandalan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di daerah tertinggal, terdepan, terluar (3T).

"Kami tadi sudah melakukan rapat dan melihat bagaimana Fuel Terminal Baubau ini melayani juga wilayah-wilayah lain, di wilayah Indonesia Tengah dan Indonesia Timur," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman di Baubau, Sulawesi Tenggara, Kamis.

Menurutnya, Fuel Terminal Baubau memiliki potensi menjadi percontohan proses pendistribusian BBM karena mampu mendukung penyaluran energi ke berbagai wilayah secara andal.

Dia berharap kemampuan operasional Fuel Terminal Baubau terus terjaga sehingga distribusi BBM di kawasan Indonesia Tengah dan Indonesia Timur dapat berlangsung lancar serta memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Jadi Fuel Terminal Baubau ini memang bisa menjadi percontohan bagaimana proses pendistribusian BBM ke wilayah-wilayah lainnya dan keandalan ini kita harapkan bisa tetap terjaga sehingga paling tidak di tengah dan timur itu kita amankan untuk proses distribusi BBM-nya," ujarnya.

Meski demikian, Laode tidak memerinci besaran stok maupun kapasitas penyimpanan BBM di Fuel Terminal Baubau, namun menegaskan keandalan fasilitas tetap menjadi prioritas untuk menjaga kelancaran distribusi energi masyarakat.

Di tempat yang sama, Kepala BPH Migas Wahyudi Anas mengatakan pihaknya melakukan management walkthrough melalui kunjungan langsung ke Fuel Terminal Baubau untuk melihat peran fasilitas tersebut.

Wahyudi menyebut Fuel Terminal Baubau memiliki peran vital dalam mendukung kelancaran distribusi BBM khususnya di Pulau Sulawesi serta wilayah Indonesia Tengah lainnya.

Dia menjelaskan Fuel Terminal Baubau juga mendukung distribusi BBM ke wilayah Nusa Tenggara Timur yang memiliki kebutuhan pasokan energi dari fasilitas tersebut.

"Kita banyak kapal yang sandar, artinya untuk loading-unloading BBM yang di Fuel Terminal Baubau ini sangat mendukung untuk pemenuhan kebutuhan BBM di wilayah distribusi masyarakat khususnya regional Sulawesi," kata Wahyudi.

BPH Migas mengapresiasi peran Fuel Terminal Baubau dalam menjalankan amanah pemerintah untuk menjaga ketahanan energi melalui keandalan pasokan serta distribusi BBM bagi masyarakat wilayah kepulauan termasuk daerah tertinggal, terdepan, terluar (3T) di Sulawesi.

Wahyudi menambahkan kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi BPH Migas melihat langsung peran dan fungsi Fuel Terminal Baubau berdasarkan letak geografisnya.

Menurutnya, Fuel Terminal Baubau wajib menjadi percontohan dan dikembangkan untuk wilayah Indonesia Timur lainnya agar keamanan pasokan BBM masyarakat tetap terjaga.

"Kami sepakat dengan Pak Dirjen (Dirjen Migas Kementerian ESDM Laode Sulaeman), Fuel Terminal Baubau wajib menjadi percontohan dan dikembangkan untuk wilayah-wilayah Indonesia Timur lainnya agar supaya security of supply kepada masyarakat benar-benar dapat terjaga dan berjalan dengan lancar," tambah dia.

Dia mengatakan keberadaan fasilitas tersebut mendukung tugas pemerintah dalam pemerataan penyediaan bahan bakar tidak hanya pulau besar tetapi juga pulau kecil Indonesia Timur.

Wahyudi juga mengapresiasi Pertamina Patra Niaga sebagai pengelola Fuel Terminal Baubau karena menjalankan standar keselamatan migas serta terus melakukan peningkatan pelayanan fasilitas tersebut.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia