Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Dapat tambahan, pagu indikatif Perpusnas 2027 capai Rp417,7 miliar

NadiKabar Biro
Dapat tambahan, pagu indikatif Perpusnas 2027 capai Rp417,7  miliar
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Dapat tambahan, pagu indikatif Perpusnas 2027 capai Rp417,7 miliar.

Jakarta - Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI Aminudin Aziz menyampaikan bahwa pagu indikatif Perpusnas tahun 2027 sebesar Rp367,7 miliar.

"Untuk anggaran 2027 dari Kementerian Keuangan, kami mendapatkan alokasi indikatif itu Rp367,7 miliar," kata Aminudin Aziz dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi X DPR RI dengan Eselon I Perpusnas di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa.

Selain itu pihaknya mendapatkan tambahan Rp50 miliar sehingga menjadi Rp417,7 miliar.

"Kemudian pada pemberitahuan berikutnya tanggal 5 Agustus kami mendapatkan surat bahwa Perpusnas mendapatkan tambahan Rp50 miliar sehingga jumlah anggaran kami yang tertera saat ini adalah Rp417,7 miliar," katanya.

Menurut dia, tambahan pagu anggaran Rp50 miliar tersebut akan didistribusikan ke lima program.

Pertama, bantuan bacaan bermutu sebesar Rp40,3 miliar.

"Karena tuntutan masyarakat untuk bahan bacaan di desa, di taman baca masyarakat itu sangat tinggi dan ketika program ini dihentikan tahun 2026, mereka berteriak karena bagaimana kita akan bisa mengampu program literasi, program peningkatan budaya baca, ketika bukunya tidak tersedia," katanya.

Kedua, jurnal elektronik sebesar Rp3,5 miliar, untuk memfasilitasi seluruh masyarakat yang akan menggunakan fasilitas jurnal-jurnal elektronik.

Ketiga, Program Relawan Literasi Masyarakat dengan anggaran Rp3,4 miliar.

"Tahun lalu kita punya 185 orang, tahun ini kita punya 360 orang, tahun depan akan bertambah sehingga jumlah totalnya menjadi 500 orang. Para pegiat literasi dalam kelompok relawan literasi masyarakat ini bergerak di setiap lini, baik itu pada tingkat desa, kecamatan, kabupaten mengoordinasikan kegiatan-kegiatan literasi yang sangat bermanfaat bagi masyarakat," katanya.

Keempat, KKN Tematik Literasi sebesar Rp2,3 miliar. Dalam program tersebut pihaknya menargetkan 1.500 lokus bekerja sama dengan puluhan perguruan tinggi dan pegiat literasi untuk memperkuat budaya baca dan meningkatkan literasi masyarakat.

Kelima, akreditasi perpustakaan sekolah/madrasah sebesar Rp415 juta.

"Akreditasi perpustakaan sekolah tahun ini anggarannya nol ya, saya sudah laporkan beberapa kali di forum di sini karena memang tidak ada anggaran dan tahun depan kami akan menggunakan sebagian kecil, ada Rp415 juta untuk akreditasi perpustakaan sekolah dan madrasah karena itu masuk dalam prioritas nasional," kata Aminudin Aziz.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia