Jakarta - Dewa United Ash menutup Grand Finals PUBG Mobile Pro League Indonesia (PMPL ID) Fall 2026 di posisi keenam sehingga gagal ke PMGO SEA S2 2026, setelah bersaing selama tiga hari pertandingan di Manado, Sulawesi Utara.
Laman klub, Senin, menyatakan tim yang dilatih Putra "Dyns" Anandya itu, menurunkan Linx, Leleboy, Alva, dan Arcral sebagai pemain utama. Mereka mengawali persaingan dengan 11 eliminasi pada gim pertama.
Namun, mereka kesulitan mempertahankan eliminasi dan gagal mendapatkan placement optimal sehingga menutup matchday pertama di peringkat ke-10.
Pada matchday kedua, Leleboy dan kawan-kawan tampil lebih soli dan lebih disiplin dalam merotasi serta menjaga posisi hingga fase akhir permainan.
Perbaikan permainan menghasilkan winner winner chicken dinner (WWCD) perdana Dewa United Ash di grand finals melalui pertempuran sengit di map Miramar. Tambahan poin itu mengangkat Anak Dewa ke peringkat ketujuh.
Pada hari terakhir, Dewa United Ash membidik posisi lima besar yang juga tiket PMGO SEA S2. Mereka finis di posisi kedua pada gim pertama dan kembali menempati tiga besar pada pertandingan berikutnya.
Sempat mendekati zona Top 5, momentum kembali tertahan pada gim-gim selanjutnya. Dewa United Ash bangkit pada pertandingan terakhir dengan mengamankan WWCD kedua.
Tambahan poin tersebut membawa Anak Dewa ke posisi keenam klasemen akhir, empat poin di bawah peringkat kelima sehingga menutup peluang menembus Top 5.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.