Nabire - Dinas Kesehatan Papua Tengah mencatat 89 calon dokter Orang Asli Papua (OAP) telah mendaftar pada program beasiswa pendidikan dokter umum yang disiapkan pemerintah provinsi.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Papua Tengah dr. Agus di Nabire, Kamis, mengatakan pemerintah provinsi tahun ini menyiapkan kuota beasiswa bagi 20 calon dokter umum.
“Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan antusiasme calon dokter OAP mengikuti program afirmasi pendidikan yang disiapkan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di Papua Tengah,” katanya.
Ia mengatakan, seluruh pendaftar beasiswa dokter umum merupakan OAP dan saat ini masih menjalani proses seleksi serta verifikasi sebelum penerima beasiswa ditetapkan.
Menurutnya, penerima beasiswa tidak ditetapkan hanya berdasarkan minat, tetapi melalui tahapan pendaftaran, seleksi, dan verifikasi persyaratan. Peserta yang memenuhi ketentuan selanjutnya dapat memperoleh dukungan pembiayaan pendidikan.
Pembiayaan pendidikan dapat bersumber dari pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten. Selain itu, terdapat peluang dukungan dari pemerintah pusat melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) atau Kementerian Kesehatan serta tanggung jawab sosial perusahaan.
“Dinkes Papua Tengah menangani proses rekrutmen dan verifikasi calon penerima, sedangkan pengelolaan anggaran beasiswa dilakukan melalui satu pintu sesuai mekanisme yang berlaku,” katanya.
Penerima beasiswa diharapkan menyelesaikan pendidikan tepat waktu sehingga manfaat investasi pendidikan tersebut dapat segera dirasakan keluarga, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.