Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Dirjen Migas minta BBM subsidi tepat waktu dan sasaran di Sultra

NadiKabar Biro
Dirjen Migas minta BBM subsidi tepat waktu dan sasaran di Sultra
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Dirjen Migas minta BBM subsidi tepat waktu dan sasaran di Sultra.

Baubau, Sulawesi Tenggara - Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Laode Sulaeman meminta penyaluran BBM subsidi di Sulawesi Tenggara berjalan tepat waktu dan tepat sasaran dengan memastikan stok tersedia serta sesuai harga dan ketentuan.

Laode mengatakan langkah tersebut merupakan arahan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia agar distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi berjalan efektif sehingga masyarakat memperoleh haknya tanpa kendala dalam proses penyaluran.

"Jadi, sesuai arahan Bapak Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, selain ketahanan stok yang kita miliki, kita juga harus menjamin stok tersebut bisa sampai ke masyarakat sesuai dengan harga dan ketentuan yang berlaku," kata Laode di Baubau, Sulawesi Tenggara, pada Kamis malam.

Untuk mendukung tujuan tersebut, Kementerian ESDM menggelar rapat koordinasi bersama Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Wahyudi Anas, dan lima kepala daerah di Sulawesi Tenggara, yang difasilitasi Pertamina Patra Niaga di Fuel Terminal Baubau.

Rapat koordinasi itu dilaksanakan untuk mempelajari berbagai fenomena dan aspek yang masih perlu diperbaiki dalam distribusi BBM.

Adapun lima kepala daerah yang menghadiri langsung rapat tersebut yakni Wali Kota Baubau Yusran Fahim, Bupati Muna Bachrun Labuta, Bupati Muna Barat La Ode Darwin, Bupati Wakatobi Haliana, dan Bupati Buton Selatan Muhammad Adios.

Laode mengatakan pemerintah memusatkan perhatian pada dua hal utama, yakni memastikan stok BBM tersedia serta tiba di masyarakat tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat harga sesuai ketentuan pemerintah.

Dia menyebut berbagai masukan dari lima kepala daerah menjadi pembelajaran penting bagi Kementerian ESDM, BPH Migas, dan Pertamina dalam menyusun kebijakan distribusi BBM ke depan.

Menurut Laode, setiap kepala daerah memiliki tantangan dan karakteristik berbeda dalam penyaluran BBM subsidi, sehingga seluruh masukan telah dicatat untuk ditindaklanjuti bersama sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.

Sebagai tindak lanjut, tambah Laode, Pertamina akan melakukan pertemuan lanjutan atau roadshow dengan masing-masing kepala daerah guna memperdalam pembahasan serta merumuskan penyelesaian berbagai persoalan distribusi BBM subsidi, terutama bagi nelayan dan petani.

"Jadi tadi kita diskusi dan masing-masing kepala daerah sudah memberikan masukan-masukannya, dan setiap kepala daerah itu punya keunikan-keunikan (proses distribusi) yang dialami di daerahnya," katanya.

Menurut Laode, kondisi di daerah masing-masing akan ditindaklanjuti bersama, dan Pertamina akan melakukan roadshow bertemu satu per satu dengan lima kepala daerah untuk memerinci dan fokus pada penyelesaian permasalahan.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia