Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

DLH Kota Jambi: Tren ISPU menurun, tetapi masih belum sehat

NadiKabar Biro
DLH Kota Jambi: Tren ISPU menurun, tetapi masih belum sehat
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait DLH Kota Jambi: Tren ISPU menurun, tetapi masih belum sehat.

Kota Jambi - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi menyebut tren Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di daerah itu mulai menurun, namun kualitas udara masih berada pada kategori tidak sehat dengan nilai mencapai 158.

Kepala DLH Kota Jambi Mahruzar di Jambi, Sabtu, mengatakan penurunan nilai indeks standar pencemar udara mulai terlihat sejak Sabtu pagi.

Menurut dia, masyarakat tetap perlu meningkatkan kewaspadaan, karena kualitas udara masih berada pada kategori tidak sehat.

"Alhamdulillah, trennya menurun sejak pagi tadi dan saat ini indeks standar pencemar udara di angka 158, namun masih kategori tidak sehat," katanya.

Nilai indeks standar pencemar udara di atas 100 menunjukkan kualitas udara telah masuk kategori tidak sehat dan kondisi tersebut perlu menjadi perhatian, terutama bagi kelompok rentan yang memiliki gangguan pernapasan.

Mahruzar mengimbau kelompok rentan menggunakan masker dan mengurangi aktivitas yang berpotensi memperburuk kondisi pernapasan selama kualitas udara masih berada pada kategori itu.

"Masyarakat direkomendasikan menggunakan masker," kata dia.

Penggunaan masker bagi masyarakat direkomendasikan karena nilai indeks standar pencemar udara mencapai lebih dari 150.

Pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kualitas udara, kemudian peningkatan ISPU kemungkinan dipengaruhi kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan di wilayah sekitar Kota Jambi yang terbawa angin.

Ia menyebut potensi karhutla di Kota Jambi relatif kecil, karena wilayah tersebut tidak memiliki kawasan hutan yang luas, jika terjadi kebakaran, umum berada di area semak belukar.

"Insya Allah potensi karhutla juga tidak ada, karena Kota Jambi tidak memiliki hutan yang luas," kata Mahruzar.

DLH Kota Jambi terus memantau fluktuasi kualitas udara dan mengimbau masyarakat menyesuaikan aktivitas luar ruangan dengan kondisi udara terkini.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia