Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

DPD apresiasi diplomasi Prabowo dorong akses pasar 290 juta konsumen

NadiKabar Biro
DPD apresiasi diplomasi Prabowo dorong akses pasar 290 juta konsumen
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait DPD apresiasi diplomasi Prabowo dorong akses pasar 290 juta konsumen.

Jakarta - Ketua DPD RI Sultan B Najamudin mengapresiasi pidato dan capaian diplomasi Presiden Prabowo Subianto pada Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia.

"Bagi Indonesia, Rusia adalah salah satu kekuatan dunia yang sangat dihormati karena ketulusan para pemimpinnya dalam menjalin persahabatan. Sejak awal bangsa Indonesia selalu menaruh kepercayaan pada niat baik Rusia dalam membantu Indonesia," kata Sultan di Jakarta, Jumat.

Sultan menilai pidato Prabowo memperkuat konsistensi sikap diplomatik Indonesia terhadap berbagai negara, khususnya Rusia, sekaligus mendorong kerja sama ekonomi dan bisnis melalui skema Perjanjian Perdagangan Bebas atau Free Trade Agreement (FTA).

Menurut dia, Rusia memiliki kemampuan teknologi yang dapat mendukung program hilirisasi sumber daya alam (SDA) di berbagai daerah di Indonesia.

"Kita mengapresiasi Presiden Prabowo telah memberikan kesempatan kepada Rusia dalam membantu Indonesia menyelesaikan beberapa agenda krusial seperti pengembangan teknologi pupuk, energi nuklir dan eksplorasi blok migas di Indonesia," katanya.

Sultan mengatakan kerja sama ekonomi dan bisnis Indonesia-Rusia berpotensi meningkatkan kualitas pengelolaan SDA di daerah.

Ia menilai skema perdagangan bebas juga dapat mendorong lebih banyak pelaku usaha menanamkan investasi di Indonesia.

"Dengan demikian dapat secara langsung memberikan dampak perekonomian dan penyerapan tenaga kerja di daerah-daerah terkait," katanya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia dengan Uni Ekonomi Eurasia (EAEU) akan memberikan akses pasar bagi produsen Eurasia kepada lebih dari 290 juta konsumen Indonesia.

Dalam siaran langsung Sekretariat Presiden yang dipantau dari Jakarta, Kamis, Prabowo mengatakan perjanjian tersebut juga membuka akses bagi produsen Indonesia ke lima negara anggota EAEU, yakni Armenia, Belarus, Kazakhstan, Kirgizstan, dan Rusia.

"Perjanjian ini merupakan arsitektur perdagangan Selatan-Selatan. Perjanjian ini membuka lima pasar bagi produsen Indonesia dan memberikan produsen Eurasia akses ke lebih dari 290 juta konsumen Indonesia," ujar Prabowo dalam pidatonya pada EEF ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9) waktu setempat.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia