Kupang - Ketua DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Emelia J. Nomleni meminta penanganan masyarakat terdampak gempa Flores tidak hanya berfokus pada distribusi bantuan, tetapi juga memperkuat perlindungan kelompok rentan di lokasi pengungsian.
"Perlindungan terhadap kelompok rentan, khususnya perempuan dan anak-anak, harus diperkuat selama berada di lokasi pengungsian," katanya di Kupang, Selasa, dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi NTT untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat penanganan masa tanggap darurat bencana gempa Flores.
Menurut dia, perempuan dan anak-anak merupakan kelompok rentan yang membutuhkan perlindungan lebih selama berada di lokasi pengungsian.
Emi Nomleni mengingatkan adanya potensi kekerasan seksual di tengah kondisi pengungsian sehingga diperlukan langkah pencegahan dan pengawasan secara serius.
Ia berharap seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan bencana dapat memastikan lingkungan pengungsian aman bagi masyarakat, terutama perempuan dan anak-anak.
Emi Nomleni menekankan bantuan harus didistribusikan secara merata sehingga seluruh masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat.
Selain pemenuhan kebutuhan dasar, ia meminta pendampingan psikososial dan trauma healing bagi masyarakat terdampak gempa, menjadi perhatian serius pemerintah dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana.
Sementara itu, berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga Senin (31/8) pukul 18.00 WITA, tercatat sebanyak 10.442 kali gempa susulan setelah gempa utama Flores.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 161 gempa dirasakan masyarakat, dengan magnitudo terbesar 6,2 dan terkecil 2,2.
Berdasarkan grafik peluruhan aktivitas gempa susulan, BMKG mencatat mulai terlihat pola penurunan aktivitas gempa.
Meski demikian, Pemerintah Provinsi NTT bersama seluruh unsur terkait tetap melakukan pemantauan dan penanganan secara intensif selama masa tanggap darurat.
Pemerintah Provinsi NTT terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bantuan menjangkau masyarakat yang membutuhkan, memberikan perlindungan bagi warga di lokasi pengungsian, serta secara bertahap mendorong pemulihan kehidupan masyarakat di wilayah terdampak gempa Flores.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.