Jakarta - Festival film Venesia akan meluncurkan dua film terkait dampak perang di Iran, yang membuka wawasan buat penonton saat warga negara itu menghadapi perang yang terus berkecamuk.
“Kedua film ini membahas perasaan terjebak dan apa yang Anda lakukan ketika Anda berada di dalam sistem di mana sebenarnya tidak ada jalan keluar?” kata produser film "Falling House" Odessa Rae sekaligus produser eksekutif di “Bit of Light".
Melansir Variety, Sabtu (4/9) waktu setempat, penulis sekaligus sutradara dan produser Ali Asgari asal Iran menghadirkan film drama "A Bit of Light" yang menyoroti seorang dokter yang kehilangan kepercayaan pada masa depan setelah ditangkap oleh pihak berwenang Iran dan praktik medisnya di Teheran ditutup.
Film ini menyoroti dampak tekanan politik dan realitas masyarakat di bawah cengkeraman sistem d Iran.
“Orang bernama Trump ini mengancam akan mengebom tempat ini setiap hari,” kata seseorang yang membantu dokter dalam adegan penting film itu.
Kemudian ada film "Falling House" karya Mohsen Gharaei yang mengusahakan keluarga sederhana di pinggiran Teheran yang menghadapi kehancuran rumah mereka yang merupakan bagian dari program pembangunan ulang.
Film-film Iran ini difilmkan secara diam-diam di negara itu yang disebut Rae sebagai ledakan kreativitas terkahir sebelum negara itu dihancurkan oleh perang.
Bahkan, mendapatkan izin syuting "Falling House" di Teheran, produser utama film tersebut, Milad Khosravi seorang warga Iran yang kini menjalankan perusahaan produksi Seven Springs Pictures di Istanbul harus memanipulasi naskah yang diberikan kepada pemerintah.
Dengan syuting kurang lebih 70 hari, akhirnya tim berhasil mengeluarkan rekaman dari Iran tepat sebelum perang dimulai dan melakukan pasca produksi serta beberapa adegan di Jerman.
Produser "A Bit of Light" Khosravi menambahkan bahwa pihaknya terpaksa memindahkan produksi fisik film ke AS saat AS pertama kali menyerang Iran pada Februari.
“Kami menghadapi situasi yang sangat kompleks saat syuting film baik di Teheran maupun Istanbul,” kata Khosravi," katanya.
Ia berharap kehadiran dua film dalam festival film Venesia ini mampu mengungkap realitas yang terjadi di Iran.
Adapun kini, Khosravi, Asgari, dan Gharaei kini tinggal dalam pengasingan di luar Iran dan mempromosikan perdana film mereka di Venesia.
Mereka kini ragu film-film itu bisa dipromosikan di AS karena larangan perjalanan yang diberlakukan negara itu.
Rae maupun Khosravi menegaskan bahwa tak akan ada lagi film besar layaknya "Falling House" yang keluar dari Iran karena adanya tindakan tegas.
Meski demikian, Khosravi akan berusaha membawa cerita-cerita serupa ke luar negeri agar industri film negara itu tetap hidup.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.