Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Dubes RI di Aljazair serahkan kredensial kepada Presiden Tebboune

NadiKabar Biro
Dubes RI di Aljazair serahkan kredensial kepada Presiden Tebboune
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Dubes RI di Aljazair serahkan kredensial kepada Presiden Tebboune.

Jakarta - Duta Besar Indonesia untuk Aljazair Yusron Ambary telah menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune di Alger pada Senin (31/8). Penyerahan kredensial itu menandai bermulanya penugasannya sebagai duta besar RI di negara tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Dubes Yusron menyampaikan salam dari Presiden RI Prabowo Subianto kepada Presiden Tebboune dan Menteri Luar Negeri Aljazair Ahmed Attaf, serta mengapresiasi cepatnya proses penyerahan surat kepercayaan dirinya.

“Saya sangat bahagia dapat menyerahkan Surat Kepercayaan Presiden Prabowo kepada Presiden Tebboune hanya dalam waktu kurang dari dua bulan sejak kedatangan saya di Algiers,” kata Yusron seperti dikutip keterangan tertulis KBRI Alger yang diterima ANTARA di Jakarta, Rabu.

Dubes Yusron juga menyampaikan belasungkawa atas kebakaran hutan yang mengakibatkan korban jiwa di Aljazair serta solidaritas Indonesia kepada pemerintah dan rakyat Aljazair di tengah tragedi tersebut.

Lebih lanjut, Dubes RI untuk Aljazair itu menyampaikan akan menjadikan kerja sama politik, perdagangan dan investasi, serta hubungan antarmasyarakat melalui pendidikan dan pariwisata sebagai sektor prioritas semasa bertugas di KBRI Alger.

Di bidang politik, Indonesia dan Aljazair sama-sama memiliki sejarah perjuangan anti-kolonialisme serta konsisten dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina, kata dia.

Dubes Yusron kemudian menyampaikan komitmen mendukung realisasi kunjungan Presiden Prabowo ke Aljazair untuk menjawab undangan Presiden Tebboune.

Dia mengatakan pihaknya juga akan mendorong peningkatan perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Aljazair, terutama di sektor energi dan pertambangan.

Sementara itu, Presiden Abdelmadjid Tebboune menyampaikan kepada Dubes Yusron bahwa pemerintah dan rakyatnya tidak pernah melupakan jasa Indonesia dalam perjuangan kemerdekaan Aljazair yang tercapai pada 5 Juli 1962.

Salah satu jasa tersebut, kata dia, adalah dalam bentuk undangan Presiden Soekarno kepada Front Pembebasan Nasional (FLN) Aljazair untuk menghadiri Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung pada 1955.

Presiden Tebboune menyebut kehadiran FLN dalam kesempatan tersebut merupakan momentum penting dalam memperkuat pengakuan internasional terhadap perjuangan kemerdekaan Aljazair.

Dengan demikian, diharapkan agar hubungan historis tersebut terus menjadi landasan penting bagi upaya peningkatan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Aljazair ke depannya, demikian KBRI Alger.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia