Kuala Lumpur - Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia Raden Dato' Mohammad Iman Hascarya Kusumo memimpin apel bendera yang diikuti ratusan pelajar Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL), di Gedung Pusat Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa.
Apel ini menandakan kembalinya kegiatan belajar dan mengajar, guru dan siswa-siswi SIKL, di gedung yang sebelumnya sempat menjalani proses renovasi selama dua tahun sejak 2024 itu.
"Insyaallah sekolah yang baru, gedung yang baru, dapat memberikan semangat yang lebih besar dan lebih baik lagi, untuk kita bisa maju lebih baik lagi. Jadi tetap semangat, selamat belajar dan raihlah cita-citamu dengan baik," kata Dubes Iman di Kuala Lumpur, Selasa.
Sekolah Indonesia Kuala Lumpur yang berada di Gedung Pusat Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur, menjalani renovasi sejak tahun 2024.
Dengan renovasi ini, SIKL kini dapat menampung siswa dan siswi lebih banyak, yakni diperkirakan mencapai sekitar 900 pelajar, yang terdiri atas tingkat TK, SD, SMP dan SMA.
"Jadi fasilitas yang ada sekarang sudah bertambah. Semoga gedung yang baru ini memberikan semangat yang lebih lagi kepada siswa-siswi kita dan untuk memajukan pendidikan dasar di Malaysia untuk masyarakat Indonesia," ujar Dubes Iman.
Kegiatan apel bendera ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur atas keberadaan gedung baru SIKL. Dubes RI juga sempat melakukan peninjauan kegiatan belajar dan mengajar di ruang-ruang kelas, serta melihat sejumlah fasilitas baru Sekolah Indonesia Kuala Lumpur seperti lapangan olahraga serta ruang kesenian.
Atase Pendidikan KBRI Kuala Lumpur Ahmad Romadhoni Surya Putra mengatakan hari ini merupakan hari pertama pelajar SIKL bersekolah kembali di gedung yang sebelumnya direnovasi selama dua tahun.
Dhoni berharap keberadaan gedung baru SIKL dapat meningkatkan semangat anak-anak Indonesia di Kuala Lumpur untuk belajar.
"Kami berharap anak-anak nanti belajar lebih gembira, semangat dan juga pelajar bisa belajar dengan nyaman di sini dengan fasilitas-fasilitas yang ada di gedung ini," kata Dhoni.
Pantauan ANTARA, meskipun sejumlah ruang dan fasilitas masih dalam tahap penyempurnaan, namun para pelajar tampak antusias dan bergembira bisa bersekolah di gedung yang sudah direnovasi.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.