Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Ekonom: Integrasi data DSI strategis perkuat visibilitas perdagangan

NadiKabar Biro
Ekonom: Integrasi data DSI strategis perkuat visibilitas perdagangan
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Ekonom: Integrasi data DSI strategis perkuat visibilitas perdagangan.

Jakarta - Ekonom Universitas Gadjah Mada (UGM) Eddy Junarsin menilai integrasi data ekspor PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI semakin strategis karena dapat memperkuat visibilitas perdagangan di tengah tekanan ekspor dan ketidakpastian global.

Menurut Eddy, visibilitas perdagangan yang lebih baik dapat menjadi dasar untuk memahami struktur perdagangan sekaligus menyusun strategi ekspor yang lebih tepat.

“Visibilitas yang tinggi merupakan hal yang relevan dan pivotal karena dapat memperkuat transparansi, objektivitas, dan kepastian dalam hal kuantitas, lokasi tujuan, perpajakan, dan aspek lainnya,” kata Eddy dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Selasa.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit 1,61 miliar dolar AS atau sekitar Rp28,55 triliun pada Mei 2026, yang mengakhiri surplus selama 72 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

Defisit kembali terjadi pada Juni 2026 sebesar 450,5 juta dolar AS atau sekitar Rp7,99 triliun. Namun, neraca perdagangan pada Juli 2026 kembali mencatat surplus 121,9 juta dolar AS atau sekitar Rp2,16 triliun sehingga secara kumulatif Januari–Juli 2026 Indonesia membukukan surplus 3,70 miliar dolar AS atau sekitar Rp65,62 triliun.

Eddy mengingatkan peningkatan visibilitas perdagangan belum otomatis meningkatkan kinerja ekspor tanpa strategi lain, termasuk penguatan daya saing produk Indonesia.

“Visibilitas semata belum tentu dapat menggenjot ekspor. Yang diperlukan juga adalah strategi mengelola sumber daya, meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global, memperluas perjanjian perdagangan bebas, memetakan negara tujuan ekspor, dan mengimplementasikan strategi global,” ujarnya.

DSI mulai beroperasi pada 1 Juni 2026 dan telah membangun visibilitas analitis terhadap sekitar 6.500 deklarasi ekspor dengan nilai lebih dari 14 miliar dolar AS atau sekitar Rp248,29 triliun serta volume lebih dari 90 juta ton komoditas.

Menurut DSI, transaksi tersebut mencakup pengiriman melalui lebih dari 50 pelabuhan muat di 25 provinsi menuju lebih dari 100 negara tujuan.

DSI menyatakan tengah mengintegrasikan data ekspor nasional dengan referensi pasar global untuk menghubungkan informasi mengenai harga, volume, kualitas, klasifikasi Harmonized System (HS), kapal pengangkut, serta pasar tujuan ekspor.

Analisis awal yang dilakukan DSI bersama sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) menunjukkan potensi optimalisasi nilai sekitar 5 miliar dolar AS atau sekitar Rp88,68 triliun per tahun.

Eddy menilai pemanfaatan visibilitas tersebut membutuhkan pembagian peran antara DSI pada tingkat strategi dan perusahaan eksportir dalam pelaksanaan bisnis.

“Visibilitas dan top-level strategy dari DSI pada akhirnya membutuhkan implementasi dan business-level strategy dari para eksportir,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Utama DSI Luke Mahony mengatakan perusahaan saat ini berfokus membangun sistem dan kapabilitas untuk menjalankan mandat secara terukur dan berkelanjutan.

“Sejak mulai beroperasi, kami telah mengembangkan visibilitas terhadap ribuan transaksi ekspor serta fondasi analitis yang diperlukan untuk mendukung mandat DSI,” ujar Mahony.

Ia mengatakan DSI akan terus memperkuat kapabilitas pemantauan, verifikasi, dan operasional untuk mendukung ekosistem ekspor yang transparan, akuntabel, dan efisien dengan tetap menjaga kepastian berusaha serta keberlanjutan ekspor.

Eddy menilai kombinasi antara peningkatan visibilitas perdagangan dan penguatan daya saing eksportir berpotensi memperbaiki kinerja perdagangan serta memberikan nilai ekonomi lebih besar bagi Indonesia.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia