Jakarta - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto mendorong proses seleksi mahasiswa baru yang semakin berintegritas dalam pelaksanaan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) di masa mendatang.
Mendiktisaintek dalam keterangan di Jakarta, Senin menyampaikan penyelenggaraan SNPMB 2026 perlu untuk dievaluasi, agar dapat meningkatkan kualitas sistem dan pelayanan penerimaan mahasiswa baru pada tahun-tahun berikutnya.
"Pelaksanaan SNPMB harus terus kita evaluasi dan sempurnakan. Marilah kita juga memastikan sistem yang ada semakin andal, semakin aman, informasi semakin mudah diakses, juga memberikan pelayanan yang baik kepada seluruh peserta. Tentu berbagai kendala yang ada kita catat dan kita tindaklanjuti," katanya.
Menteri Brian menyampaikan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Tim Penanggung Jawab SNPMB mengevaluasi penguatan tata kelola penerimaan mahasiswa baru.
Ia menggarisbawahi penyempurnaan sistem diperlukan agar seluruh tahapan seleksi dapat berjalan secara efektif, transparan, dan memberikan kepastian bagi calon mahasiswa.
Selain itu, Brian menekankan penguatan tata kelola juga mencakup pelaksanaan jalur mandiri di perguruan tinggi.
"PTN didorong untuk memastikan informasi mengenai mekanisme seleksi, daya tampung, serta komponen biaya disampaikan secara jelas kepada masyarakat, sehingga calon mahasiswa memiliki informasi yang memadai dalam mengikuti proses penerimaan," ujarnya.
Selain aspek tata kelola, kata Mendiktisaintek, evaluasi juga diarahkan untuk memastikan penerimaan mahasiswa baru dapat terus mendukung perluasan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.
Kemdiktisaintek mengapresiasi berbagai upaya perguruan tinggi dalam memberikan dukungan kepada mahasiswa, termasuk melalui kolaborasi dengan alumni, dunia usaha dan dunia industri, serta pemerintah daerah.
Menteri Brian memastikan pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan terhadap pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru.
"Upaya tersebut dilakukan untuk menghadirkan proses seleksi yang semakin berkualitas, transparan, akuntabel, dan aksesibel bagi calon mahasiswa di seluruh Indonesia," ucap Brian Yuliarto.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.