Jakarta - Rumah produksi Karya Kreatif Utama mempersembahkan film “Autopsy: Dead Body Can Talk” yang mengangkat kisah perjalanan dokter forensik Polri yang dikenal di dunia penyidikan ilmiah, Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti.
Sutradara Ozan Ruz menyampaikan film Autopsy: Dead Body Can Talk tidak hanya mengajak penonton merasakan setiap lapisan emosi yang dialami dokter Hastry sekaligus membawa visi besar tentang nilai empati.
Empati, lanjut Ozan, bukan sekedar melihat dan merasakan, namun ikut berhenti sejenak untuk mencoba melakukan sesuatu bagi mereka yang membutuhkan.
“Dan apa yang dilakukan sama Dokter Hastry dia melakukan itu, dia memberikan hati nurani kepada jenazah yang tidak bisa lagi bicara. Dan saya harap penonton bukan hanya sekadar membawa ceritanya yang melekat, tapi nilai empati tersebut,” ujar Ozan, saat ditemui usai gala premier film tersebut di Jakarta, pada Selasa.
Ozan berharap pesan tersebut dapat dilakukan di kehidupan sehari-hari dengan siapa pun, sehingga sedikit pertolongan yang diberikan kepada yang membutuhkan itu sangat berarti.
Sementara itu, Brigjen Pol. Dr. Sumy Hastry Purwanti juga menyampaikan setelah menonton film Autopsy: Dead Body Can Talk diharapkan penonton mendapat pemahaman mengenai pentingnya pendekatan ilmiah dalam penyelesaian kasus.
“Dengan habis selesai nonton film tahu ‘oh inilah (peran forensik) penting sekali’. Jadi kita sangat membantu juga tugas di kepolisian ya, penyidik di mana pun juga untuk kasusnya jelas secara hukumnya, secara sains-nya, dan bisa diterima oleh masyarakat,” ujar Brigjen Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, yang juga eksekutif produser film tersebut.
“Autopsy: Dead Body Can Talk” menceritakan Hastry (Masayu Anastasia), seorang dokter forensik yang selama ini berpegang pada sains dan fakta, mengabdikan hidupnya untuk menerjemahkan jejak-jejak kematian menjadi bukti yang dapat mengungkap kebenaran. Namun di balik setiap tubuh yang ia periksa, Hastry kerap menangkap firasat, empati, dan petunjuk yang tak selalu dapat dijelaskan oleh logika.
Dibintangi oleh Masayu Anastasia, Samuel Rizal, Teuku Rifnu Wikana, dan Ryuka Bunga, film “Autopsy: Dead Body Can Talk” dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 3 September 2026.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.