Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Fluktuasi El Nino tercatat lebih besar dari seribu tahun terakhir

NadiKabar Biro
Fluktuasi El Nino tercatat lebih besar dari seribu tahun terakhir
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Fluktuasi El Nino tercatat lebih besar dari seribu tahun terakhir.

Los Angeles - Sebuah studi baru yang diterbitkan Kamis di jurnal Science menemukan bahwa fluktuasi suhu terkait El Nino di Pasifik telah menjadi lebih kuat daripada titik mana pun yang diukur pada bagian pra-industri dari catatan sekitar 1.000 tahun.

Temuan ini menambah bukti bahwa pemanasan global mungkin mengubah El Nino-Southern Oscillation (ENSO), siklus iklim alami yang memengaruhi cuaca di seluruh dunia.

Studi tersebut menemukan bahwa variabilitas ENSO dalam beberapa dekade terakhir lebih tinggi 36 persen dibandingkan pada periode praindustri, dengan peningkatan tertinggi terjadi dalam kurun waktu sekitar 40 tahun terakhir.

ENSO mencakup fase hangat El Nino dan fase dingin La Nina. Keduanya dapat menggeser pola curah hujan dan suhu jauh di luar kawasan Pasifik, sehingga memengaruhi kekeringan, banjir, dan pertanian di berbagai belahan dunia, ungkap studi tersebut.

Peningkatan yang terjadi baru-baru ini sebagian besar didorong oleh fenomena El Nino yang lebih sering dan lebih kuat. Perubahan tersebut juga sejalan dengan kenaikan suhu global, imbuh studi tersebut.

Temuan ini muncul ketika fenomena El Nino baru mulai berkembang di wilayah tropis Samudra Pasifik. Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA) Amerika Serikat pada 13 Agustus menyatakan bahwa El Nino kian menguat, dengan potensi lebih dari 90 persen terjadinya fenomena yang sangat kuat selama musim gugur dan musim dingin 2026-2027 di Belahan Bumi Utara.

Studi baru yang diterbitkan di jurnal Science tersebut tidak mengindikasikan bahwa setiap El Nino di masa depan akan menjadi lebih kuat. Namun, studi itu menyebutkan bahwa variabilitas ENSO di Pasifik timur dalam beberapa waktu terakhir telah melampaui kisaran yang tercatat pada abad-abad praindustri yang tercakup dalam catatan koral.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia