Gorontalo - Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Parekrafpora) menargetkan 7.500 peserta pada pelaksanaan Gorontalo Half Marathon (GoHM) 2026 yang direncanakan digelar pada Desember mendatang.
Kepala Dinas Parekrafpora Provinsi Gorontalo Sultan Kalupe di Bone Bolango, Selasa mengatakan event berskala nasional tersebut juga bakal menawarkan beragam Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta pariwisata unggulan di Gorontalo.
"Kegiatan ini mengusung tema Run With The Journey dimana kompetisi lari massal tersebut menargetkan 7.500 peserta dari berbagai daerah," kata Sultan.
Ajang ini kata dia tidak hanya sekedar kompetisi olahraga, melainkan juga instrumen strategis untuk mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
Selain itu event ini dinilai mampu membangun silaturahmi masyarakat, baik di dalam maupun diluar daerah.
Dalam pelaksanaan nanti, panitia pelaksana mulai hari ini secara resmi membuka pendaftaran dalam tiga kategori perlombaan, yakni 21K, 10K, dan 5K, dengan total hadiah yang disiapkan mencapai Rp250 juta.
Melalui GoHM ini kata dia, peserta khususnya yang berasal dari luar daerah juga akan merasakan langsung pengalaman berwisata di Gorontalo, dimana pemerintah telah menyiapkan sejumlah destinasi unggulan yang lokasinya berdekatan dengan pusat pelaksanaan kegiatan.
Sejumlah destinasi unggulan yang ditawarkan meliputi Benteng Otanaha di Kota Gorontalo, Danau Limboto dan Pentadio Resort di Kabupaten Gorontalo, serta Danau Perintis di Kabupaten Bone Bolango.
Selain itu destinasi tersebut, ia menekankan bahwa wisata hiu paus di Kabupaten Bone Bolango tetap menjadi daya tarik utama yang paling difavoritkan.
Disamping itu sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Provinsi Gorontalo telah bersepakat dengan panitia untuk memberikan hadiah tambahan berupa akses masuk gratis ke lokasi wisata hiu paus bagi pemenang tiga kategori lomba.
Pemerintah juga optimis bahwa kehadiran ribuan pelari dari luar daerah akan membawa efek berkelanjutan yang signifikan terhadap perekonomian lokal.
Lonjakan wisatawan tersebut diproyeksikan langsung menggairahkan sektor perhotelan, meningkatkan pemenuhan kamar, serta meramaikan pusat-pusat kuliner dan kawasan food street di Gorontalo.
Ia mengatakan bahwa pelaku UMKM akan menjadi pihak yang paling merasakan dampak positif dari acara skala besar tersebut, karena keramaian pengunjung dipastikan akan berpusat di sekitar lokasi lomba maupun berbagai titik wisata.
"Kami memohon dukungan dari seluruh lapisan masyarakat Gorontalo, termasuk rekan-rekan media. Kami berharap GoHM 2026 mampu memberikan kontribusi positif yang nyata bagi pembangunan daerah melalui kolaborasi antara sektor olahraga dan pariwisata," imbuhnya.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.