Banjarbaru - Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhidin menyebut kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di area ring 1 Bandara Internasional Syamsudin Noor di Banjarbaru mulai terkendali dengan berkurangnya dampak kabut asap.
"Selama dua hari ini asap mulai berkurang, tidak sepekat hari-hari sebelumnya," katanya di Banjarbaru, Senin.
Muhidin menyebutkan dua titik utama lahan terbakar di Jalan Sempati Tegal Arum dan Guntung Damar berkurang signifikan.
Meskipun demikian, dia meminta petugas gabungan tidak lengah dan tetap siaga penuh melakukan pemadaman di titik api yang masih muncul termasuk pembasahan.
Sedangkan untuk lahan terbakar atau masih mengeluarkan asap di titik yang sulit dijangkau, helikopter water bombing milik BNPB masih menjadi andalan.
Untuk beberapa hari ke depan, kata dia, fokus penanggulangan karhutla untuk pembasahan pada lahan yang masih mengeluarkan asap.
Dia mengapresiasi inovasi Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan yang menerapkan metode suntik gambut dengan cairan khusus produksi Bidlabfor Polda Kalsel.
"Kami mendukung sepenuhnya terobosan kapolda dan minta bisa diterapkan di seluruh lahan yang terbakar atau masih berasap agar benar-benar padam," ujarnya.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.