Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Gubernur pastikan Kepri tetap aman untuk investasi

NadiKabar Biro
Gubernur pastikan Kepri tetap aman untuk investasi
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Gubernur pastikan Kepri tetap aman untuk investasi.

Tanjungpinang - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad Ansar memastikan daerah itu tetap aman untuk berinvestasi menyusul pengungkapan kasus penyelundupan narkoba jenis ketamin hidroklorida (HCL) seberat 800 kilogram oleh aparat gabungan.

"Pemerintah Provinsi Kepri bersama seluruh pemangku kepentingan memiliki komitmen kuat untuk menjaga keamanan dan kondusivitas daerah," kata Ansar dalam Konferensi Pers Operasi Gabungan Bareskrim Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Polda Kepri terkait pengungkapan narkotika jenis ketamin 800 kilogram di Mapolda Kepri, Selasa.

Ansar menyebut Kepri merupakan salah satu daerah tujuan investasi nasional sekaligus memiliki sejumlah destinasi unggulan yang banyak dikunjungi wisatawan mancanegara.

Oleh karena itu, ia meminta para pelaku investasi, baik penanaman modal asing (PMA) maupun penanaman modal dalam negeri (PMDN), tidak perlu merasa khawatir dalam menjalankan aktivitas investasi di Kepri.

"Kepri tetap merupakan daerah yang aman dan kondusif untuk melakukan berbagai aktivitas investasi," ujarnya.

Ansar menegaskan pemerintah daerah bersama pemerintah pusat dan seluruh unsur terkait berkomitmen memberikan dukungan terhadap investasi yang beroperasi di Kepri, sepanjang sesuai dengan ketentuan dan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga mengapresiasi jajaran aparat penegak hukum dan seluruh instansi yang terlibat dalam pengungkapan penyelundupan narkotika jenis ketamin seberat 800 kilogram melalui jalur laut.

"Kepri memang merupakan wilayah perbatasan dan salah satu teras negara di wilayah barat. Maka itu, kita semua patut bersyukur dan memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh aparat dalam menjaga kedaulatan negara dari berbagai bentuk kejahatan transnasional," ujar Ansar.

Menurut dia, posisi geografis Kepri yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara menjadikan wilayah tersebut memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam menghadapi ancaman peredaran narkotika dan berbagai bentuk penyelundupan melalui jalur laut.

Ia menekankan seluruh pihak memiliki kewajiban untuk bersama-sama memberantas segala bentuk kegiatan yang melanggar hukum, termasuk peredaran narkotika dan penyelundupan berbagai komoditas terlarang.

Ansar berharap keberhasilan operasi gabungan tersebut semakin memperkuat soliditas dan kolaborasi antarinstansi dalam menjaga keamanan wilayah Kepri dan Indonesia secara keseluruhan.

"Kolaborasi seperti ini sangat penting guna menjamin keamanan dan menjaga kedaulatan NKRI," kata Ansar.

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama tim gabungan mengungkap dugaan penyelundupan 800 kilogram ketamin melalui jalur laut di perairan Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepri pada 22 Agustus 2026.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia