Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Gubernur Sumsel minta puskesmas buka 24 jam untuk pasien ISPA

NadiKabar Biro
Gubernur Sumsel minta puskesmas buka 24 jam untuk pasien ISPA
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Gubernur Sumsel minta puskesmas buka 24 jam untuk pasien ISPA.

Palembang - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru meminta seluruh bupati dan wali kota di provinsi itu membuka pelayanan puskesmas selama 24 jam untuk menangani masyarakat yang mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Gubernur Sumsel Herman Deru di Palembang, Selasa, mengatakan kebijakan tersebut telah dikoordinasikan dengan pemerintah kabupaten dan kota sebagai langkah cepat untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di tengah meningkatnya paparan asap karhutla.

"Saya sudah berkoordinasi dengan bupati, wali kota untuk puskesmas dibuka 24 jam untuk pelayanan ISPA," katanya.

Penguatan layanan puskesmas diperlukan untuk memastikan masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap dapat segera memperoleh penanganan.

"Untuk pelayanan ISPA ini dibuka 24 jam untuk puskesmas-nya, dan saya harapkan tidak dipungut biaya untuk infeksi saluran pernapasan ini," ujarnya.

Selain sektor kesehatan, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga melakukan penyesuaian terhadap aktivitas pendidikan sebagai upaya mengurangi risiko paparan asap karhutla terhadap anak-anak.

Untuk jam masuk sekolah diperpanjang dan siswa diwajibkan menggunakan masker selama kondisi udara masih terdampak asap.

Sementara itu, terkait dampak karhutla terhadap perekonomian masyarakat, pemerintah daerah masih melakukan pendataan dan kajian terhadap sektor-sektor yang terdampak.

Tim di lapangan telah ditugaskan untuk mengidentifikasi aktivitas ekonomi yang terganggu akibat karhutla, termasuk sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Pihaknya masih menunggu hasil pendataan dari tim yang ditugaskan untuk melihat sektor ekonomi yang terdampak sehingga langkah penanganan dapat dilakukan secara tepat, kata Deru.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia