Jakarta - Timnas basket putra Indonesia harus mengakui keunggulan Hong Kong dengan skor 60-71 dalam laga Pra-Kualifikasi Piala Asia FIBA 2029 di Arena Seremban, Malaysia, Minggu.
Indonesia berusaha memberikan perlawanan sejak awal pertandingan untuk meredam permainan Hong Kong yang tampil agresif.
Namun, tim asuhan David Singleton masih kesulitan mengembangkan permainan ofensif secara konsisten.
Hong Kong mampu memanfaatkan situasi tersebut untuk mengendalikan jalannya pertandingan.
Hingga akhir kuarter pertama, Indonesia tertinggal 11-19 atau terpaut delapan poin.
Memasuki kuarter kedua, Hong Kong tetap mampu menjaga ritme permainan.
Indonesia berusaha memperkecil ketertinggalan dengan meningkatkan tekanan, tetapi serangan yang dibangun belum cukup efektif untuk mengimbangi produktivitas Hong Kong.
Hong Kong kembali tampil dominan pada kuarter kedua dengan mencetak 21 poin.
Sementara, Indonesia hanya mampu menambah 13 poin. Alhasil, keunggulan Hong Kong semakin melebar menjadi 16 poin pada akhir babak pertama dengan skor 40-24.
Tertinggal cukup jauh, Indonesia mencoba melakukan perbaikan setelah turun minum.
Permainan tim Merah Putih terlihat lebih efektif pada kuarter ketiga, baik dalam membangun serangan maupun membatasi perolehan angka Hong Kong. Indonesia mampu mencetak 19 poin pada kuarter ketiga.
Di sisi lain, Hong Kong hanya menambah 10 poin. Performa tersebut membuat Indonesia berhasil memangkas selisih menjadi tujuh poin.
Hong Kong masih memimpin 50-43 saat pertandingan memasuki kuarter keempat.
Situasi tersebut membuat peluang Indonesia untuk mengejar ketertinggalan masih terbuka.
Pada kuarter penentuan, Indonesia kembali berupaya memberikan tekanan dan mencari momentum untuk membalikkan keadaan.
Namun, Hong Kong mampu merespons tekanan tersebut dengan permainan yang lebih efektif.
Hong Kong kembali produktif pada kuarter terakhir dengan mencetak 21 poin.
Indonesia sebenarnya masih mampu menambah 17 poin, tetapi perolehan tersebut belum cukup untuk mengejar ketertinggalan.
Hingga pertandingan berakhir, Hong Kong tetap mempertahankan keunggulan dan menutup laga dengan kemenangan 71-60.
Hasil itu menjadi evaluasi bagi Indonesia yang sebelumnya mengawali kiprah dalam Pra-Kualifikasi Piala Asia FIBA 2029 dengan kemenangan meyakinkan atas Singapura 80-54.
Meski gagal meraih kemenangan atas Hong Kong, Indonesia masih memiliki satu pertandingan tersisa. Tim Merah Putih dijadwalkan menghadapi tuan rumah Malaysia pada Senin (31/8).
Pertandingan melawan Malaysia menjadi laga penting bagi Indonesia untuk menutup rangkaian pertandingan dengan hasil positif sekaligus menjaga peluang mereka untuk melangkah ke fase berikutnya dalam rangkaian Pra-Kualifikasi Piala Asia FIBA 2029.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.