Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Indroyono, Pramono bahas rencana Jakarta jadi pusat industri hiburan

NadiKabar Biro
Indroyono, Pramono bahas rencana Jakarta jadi pusat industri hiburan
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Indroyono, Pramono bahas rencana Jakarta jadi pusat industri hiburan.

Jakarta - Duta Besar Indonesia untuk AS, Indroyono Soesilo, dan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membahas rencana pengembangan Jakarta sebagai pusat industri hiburan internasional dan penjajakan kerja sama dengan Motion Picture Association untuk produksi film.

Menurut siaran pers KBRI Washington, Rabu, pertemuan antara Dubes Indroyono dan Gubernur Pramono berlangsung di Balai Kota Jakarta pada Senin (31/8).

“Melalui kemudahan fasilitasi perizinan dan penyelenggaraan pertunjukan berskala internasional, Jakarta semakin diperhitungkan sebagai panggung bagi musisi dunia,” menurut pernyataan tersebut.

Pada akhir 2026, sejumlah artis internasional dijadwalkan tampil di Jakarta, di antaranya BTS, The Weeknd, dan Guns N’ Roses, di mana rangkaian pertunjukan tersebut tidak hanya berdampak pada sektor hiburan, tetapi juga pada pariwisata, ekonomi kreatif, perhotelan, dan citra Jakarta sebagai kota tujuan acara internasional.

Kedua pihak juga membahas rencana penjajakan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jakarta dan Motion Picture Association (MPA) untuk mendorong Jakarta sebagai lokasi produksi film internasional.

Dubes Indroyono dan Gubernur Pramono turut membahas perkembangan pembangunan Indonesia Center di kawasan Broadway dan Times Square, New York, sebagai sarana promosi ekonomi, perdagangan, pariwisata, dan budaya Indonesia di AS.

Terkait kerja sama pendidikan, Pemprov Jakarta berencana mengutus generasi muda Jakarta untuk menempuh pendidikan tingkat magister (S2) dan doktoral (S3) di sejumlah universitas terkemuka di AS.

“Gubernur Pramono Anung menyampaikan bahwa Pemprov Jakarta tengah menyiapkan program beasiswa daerah dengan skema serupa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang direncanakan mulai berjalan pada 2027,” menurut pernyataan tersebut.

KBRI menyebutkan bahwa salah satu kerja sama yang telah berjalan adalah kemitraan sister city Jakarta-Los Angeles, yang mencakup bidang perdagangan, ekonomi, pariwisata, seni budaya, lingkungan hidup, perencanaan kota, pendidikan, serta ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dalam beberapa tahun terakhir, kerja sama tersebut diperluas ke isu transportasi ramah lingkungan, antara lain melalui kolaborasi TransJakarta dengan Pemerintah Kota Los Angeles.

Kerja sama tersebut akan ditindaklanjuti dalam pertemuan Gubernur Pramono Anung dengan Wali Kota Los Angeles, Karen Bass, pada forum Urban 20 (U20), kelompok keterlibatan G20, yang dijadwalkan berlangsung di New York pada 19-23 September 2026.

Selain kerja sama dengan Los Angeles, Gubernur Pramono menyebutkan bahwa Jakarta juga memiliki kemitraan dengan Negara Bagian Arkansas yang membuka peluang kolaborasi di bidang ekonomi, budaya, dan layanan publik.

KBRI juga menyebutkan bahwa penjajakan kerja sama sister city antara Jakarta dan New York City terus dikembangkan sebagai peluang kerja sama baru.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia