Jakarta - Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) menyebut sebanyak dua calon Ketua Umum IWAPI periode 2026-2031 siap menghadapi musyawarah nasional (munas) yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.
Pendiri IWAPI Dewi Motik menyambut baik munculnya kedua calon tersebut, yakni Hana Hasanah Fadel Muhammad dan Tatyana Sentani Sutara, sebagai bagian dari proses demokratisasi yang sehat di internal organisasi.
"Panitia Pengarah (Steering Committee/SC) munas telah menjalankan tugasnya dengan menyampaikan 12 persyaratan yang wajib dipenuhi setiap calon ketua umum sesuai AD/ART," ujar Dewi dalam keterangan di Jakarta, Senin.
Menurutnya, kedua kandidat telah dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan tersebut, sesuai yang telah dikeluarkan SC sehingga selanjutnya ia membiarkan dinamika berlangsung secara sehat di IWAPI.
Menanggapi pertanyaan mengenai keabsahan sertifikat pelatihan salah satu calon, Hana Hasanah, Dewi menegaskan sertifikat tersebut sah seusai pelatihan yang diikuti pada bulan Februari.
Dia mengaku dari dulu selalu membuat pelatihan serta mengeluarkan sertifikat sehingga hal itu tidak menjadi masalah.
Lebih lanjut, dirinya menyampaikan harapannya agar seluruh proses munas berjalan lancar, aman, dan damai.
Ia menegaskan pihaknya menghargai proses yang sedang berlangsung serta memberikan kesempatan yang sama kepada kedua calon demi terciptanya proses demokratisasi di internal organisasi.
"Saya berharap Munas berjalan lancar, aman, dan damai. Saya tentu menghargai proses yang berjalan dan memberi kesempatan yang sama kepada kedua calon agar proses demokratisasi di internal organisasi dapat berjalan dengan baik," ujar perempuan yang juga merupakan Ketua Dewan Kehormatan IWAPI tersebut.
Sebagai pendiri IWAPI, Dewi berharap seluruh tahapan munas berlangsung dengan baik, asil, dan demokratis, sekaligus meminta panitia bekerja secara adil bagi semua calon demi kemajuan IWAPI ke depan agar semakin baik.
IWAPI merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang mewadahi para pengusaha wanita di Indonesia.
Berdiri pada 1957, IWAPI berfokus memberdayakan dan memperkuat kaum perempuan di bidang ekonomi melalui sektor UMKM dan usaha besar.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.