Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Jadwal puasa Ayyamul Bidh September 2026, lengkap dengan niat

NadiKabar Biro
Jadwal puasa Ayyamul Bidh September 2026, lengkap dengan niat
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Jadwal puasa Ayyamul Bidh September 2026, lengkap dengan niat.

Jakarta - Puasa Ayyamul Bidh pada September 2026 bertepatan dengan 13, 14, dan 15 Rabiul Akhir 1448 Hijriah. Berdasarkan kalender Hijriah Indonesia, puasa tersebut jatuh pada 24, 25, dan 26 September 2026.

Ayyamul Bidh merupakan puasa sunah yang dilaksanakan selama tiga hari setiap pertengahan bulan Hijriah, yakni pada tanggal 13, 14, dan 15. Karena kalender Hijriah menggunakan peredaran bulan, tanggalnya dalam kalender Masehi berubah setiap bulan.

Pada September 2026, awal bulan masih berada pada Rabiul Awal 1448 H. Rabiul Akhir 1448 H dimulai pada 13 September 2026, sehingga pertengahan bulannya jatuh pada akhir September.

Berikut jadwal lengkap puasa Ayyamul Bidh September 2026:

1. Kamis, 24 September 2026

Bertepatan dengan 13 Rabiul Akhir 1448 H.

2. Jumat, 25 September 2026

Bertepatan dengan 14 Rabiul Akhir 1448 H.

3. Sabtu, 26 September 2026

Bertepatan dengan 15 Rabiul Akhir 1448 H.

Tanggal tersebut juga tercantum dalam kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang diterbitkan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Sementara kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan Kementerian Agama menjadi salah satu rujukan penanggalan Hijriah nasional.

Keutamaan puasa Ayyamul Bidh

Puasa Ayyamul Bidh termasuk puasa sunah yang dianjurkan. Pelaksanaannya menjadi salah satu bentuk ibadah tambahan yang dapat dilakukan umat Islam secara rutin setiap bulan Hijriah.

Dalam pelaksanaannya, umat Islam dapat berniat puasa sunah pada malam hari sebelum menjalankan puasa. Puasa dimulai sejak terbit fajar hingga matahari terbenam, sebagaimana ketentuan umum ibadah puasa.

Bagi masyarakat yang ingin menjalankan Ayyamul Bidh September 2026, rangkaian tiga hari tersebut dapat dicatat mulai Kamis, 24 September hingga Sabtu, 26 September 2026.

Perlu diperhatikan bahwa terdapat perbedaan kalender Hijriah di sejumlah lembaga karena penggunaan metode dan kriteria penetapan yang berbeda. Untuk penanggalan resmi Indonesia, masyarakat dapat mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan Kementerian Agama. Kemenag menjelaskan bahwa penanggalan Hijriah Indonesia disusun sebagai pedoman aktivitas keagamaan dan masyarakat, demikian mengutip Kemenag dan beberapa sumber lain.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia