Jakarta - Berjalan kaki selama beberapa menit atau melakukan aktivitas fisik ringan setelah makan dapat membantu mengurangi kenaikan kadar gula darah.
Menurut laporan laman Health pada Kamis (27/8) waktu setempat, tinjauan terhadap 31 penelitian yang melibatkan 573 orang dewasa, termasuk peserta sehat serta mereka yang mengalami pradiabetes atau diabetes tipe 2, menunjukkan aktivitas fisik singkat dapat membantu mengendalikan kadar gula darah setelah makan. Hasil penelitian tersebut diterbitkan dalam jurnal Complementary Therapies in Medicine.
Para peneliti mengamati aktivitas fisik singkat yang berlangsung maksimal 10 menit dan dilakukan setidaknya dua kali sehari dengan jeda minimal 30 menit. Aktivitas yang diteliti meliputi berjalan kaki, bersepeda, latihan tangan, tai chi, yoga, hingga latihan kekuatan ringan seperti heel raises.
Hasil analisis menunjukkan aktivitas fisik singkat berkaitan dengan kadar gula darah dan insulin setelah makan yang lebih rendah dibandingkan dengan duduk tanpa jeda dalam waktu lama.
Manfaat paling terlihat pada peserta yang bergerak setidaknya setiap 30 menit serta mereka yang memilih berjalan kaki. Sebaliknya, sekadar berdiri setiap satu jam tidak menunjukkan manfaat yang sama terhadap kadar gula darah.
Ahli gizi yang berfokus pada diabetes Erin Palinski-Wade, RD, CDCE, menjelaskan aktivitas fisik membuat otot lebih mudah mengambil gula dari aliran darah.
Karena itu, aktivitas singkat yang dilakukan beberapa kali sepanjang hari berpotensi membantu mengatur kadar gula darah. Gerakan tersebut juga tidak harus selalu berupa olahraga formal.
Palinski-Wade menyarankan aktivitas selama satu hingga lima menit, seperti menaiki tangga, melakukan squat, atau berjalan di tempat, bagi orang yang memiliki waktu terbatas.
Ahli endokrinologi dan profesor klinis kedokteran di NYU Langone Health Rachel Pessah-Pollack, MD, mengatakan temuan tersebut sejalan dengan rekomendasi American Diabetes Association untuk memutus periode duduk terlalu lama setidaknya setiap 30 menit.
Selain bergerak sepanjang hari, Palinski-Wade menyarankan aktivitas fisik ringan dalam 30 menit setelah makan. Penelitian sebelumnya menunjukkan berjalan segera setelah makan dapat membantu pengelolaan gula darah pada orang dengan diabetes.
Kebiasaan bergerak secara berkala dapat bermanfaat bagi orang yang banyak menghabiskan waktu dengan duduk. Manfaatnya juga berpotensi lebih besar bagi orang dengan pradiabetes atau diabetes tipe 2.
Meski demikian, jalan kaki singkat tidak menggantikan pengobatan diabetes, pola makan sehat, maupun aktivitas fisik yang dianjurkan. Kebiasaan tersebut dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk membantu menjaga kesehatan metabolik.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.