Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Jardine Foundation luncurkan beasiswa bagi mahasiswa pascasarjana UGM

NadiKabar Biro
Jardine Foundation luncurkan beasiswa bagi mahasiswa pascasarjana UGM
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Jardine Foundation luncurkan beasiswa bagi mahasiswa pascasarjana UGM.

Jakarta - Jardine Foundation, yayasan pendidikan dari Jardine Matheson, meluncurkan program beasiswa baru bagi mahasiswa pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk mendukung calon pemimpin masa depan yang berkomitmen mengabdi kepada masyarakat.

​Program yang diresmikan di Jakarta pada Senin (31/8) tersebut menyediakan beasiswa penuh bagi 20 mahasiswa pascasarjana UGM setiap tahunnya, yang mencakup biaya pendidikan serta biaya hidup.

​Executive Chairman Jardine Matheson Ben Keswick mengatakan inisiatif itu merupakan wujud komitmen jangka panjang perusahaan di Indonesia melalui pemberdayaan talenta muda berprestasi.

​"Kami bangga dapat memberdayakan mahasiswa sarjana dan pascasarjana Indonesia yang berbakat melalui pendidikan tinggi, agar kelak menjadi pemimpin di tengah masyarakat," ujar Ben dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Dia menyebutkan ​beasiswa itu terbuka bagi mahasiswa baru program pascasarjana UGM tahun akademik 2026-2027 yang memiliki komitmen sosial kuat serta membutuhkan bantuan finansial. Pendaftaran dapat dilakukan secara langsung melalui situs web resmi UGM.

"Langkah ini sekaligus mendukung program prioritas Pemerintah Indonesia di bidang pendidikan," kata Ben.

​Dalam peluncuran tersebut, Jardine Foundation juga memperkenalkan Menteri Luar Negeri RI periode 2014-2024 Retno Marsudi sebagai Senior Advisor yang akan memimpin upaya penguatan dukungan yayasan bagi pendidikan tinggi di Indonesia.

​Retno mengapresiasi kolaborasi sektor swasta dan lembaga pendidikan tinggi tersebut dalam memperluas akses kesempatan belajar bagi generasi muda.

“Pendidikan memiliki kekuatan untuk mengubah kehidupan, memperkuat masyarakat, dan membangun masa depan bangsa," tutur Retno.

Menurut dia, inisiatif seperti Beasiswa Jardine Foundation menunjukkan pentingnya peran kemitraan antara sektor swasta dan lembaga pendidikan dalam memperluas akses terhadap kesempatan.

"Saya sangat senang menyaksikan kuatnya kolaborasi antara Jardine Foundation dan UGM, serta menantikan dampak positifnya bagi generasi masa depan Indonesia,” ungkap Retno.

Sementara itu, Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia turut mengapresiasi kolaborasi berkelanjutan antara UGM dan Jardine Foundation yang telah terjalin sejak 2014.

"Kami berharap kehadiran Jardine Foundation dapat membuka kesempatan pendidikan yang lebih luas di seluruh Indonesia, sejalan dengan misi utama UGM," terang Ova.

Dengan memperluas akses terhadap pendidikan tinggi, kata dia, beasiswa tersebut berperan penting dalam mempersiapkan calon pemimpin berkelas dunia dari berbagai latar belakang sosial ekonomi.

​Program pascasarjana itu melengkapi kemitraan yang sebelumnya telah berjalan, termasuk program beasiswa sarjana UGM yang didirikan pada 2022 bagi 15 mahasiswa per tahun.

​Sejak didirikan pada 1982, Jardine Foundation telah menyalurkan lebih dari 60 juta dolar AS untuk mendanai lebih dari 500 mahasiswa di berbagai negara.

Di Indonesia, yayasan tersebut telah mendanai sekitar 100 mahasiswa untuk studi di Universitas Oxford dan Cambridge, serta 55 mahasiswa melalui beasiswa lokal di UGM.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia