Jakarta - Juara dunia kelas super welter (69,9 kg) World Boxing Council (WBC) Sebastian Fundora memutuskan menghadapi Ermal Hadribeaj sebagai penantang berikutnya dalam laga pertahanan gelar yang akan berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat pada 17 Oktober.
"Pertarungan ini menjanjikan dan menandai bentrokan gaya yang menarik, serta akan menjadi ujian penting bagi Fundora dalam upayanya mempertahankan dominasinya di salah satu divisi tinju yang paling bertalenta," demikian pernyataan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Kamis.
Dalam pertarungan tersebut, Fundora akan mempertaruhkan Sabuk Hijau dan Emas WBC yang menjadi simbol supremasinya di kelas super welter. Laga ini sekaligus menjadi kesempatan bagi Hadribeaj untuk merebut gelar dunia pertama sepanjang karir profesionalnya.
Petinju berjuluk "The Towering Inferno" itu telah membangun reputasi sebagai salah satu petinju paling unik dan berbahaya di dunia saat ini. Dengan postur tubuh yang menjulang, Fundora mampu memanfaatkan jangkauan panjangnya untuk melancarkan serangan dari berbagai sudut, ditambah tekanan tanpa henti serta kemampuan membaca pertarungan.
Sejak merebut gelar juara dunia, petinju Amerika Serikat tersebut terus membuktikan dirinya layak berada di puncak divisi kelas welter. Fundora memiliki rekor 24 kemenangan, termasuk 16 kemenangan knockout (KO), satu kekalahan, dan satu hasil imbang.
Fundora akan menghadapi Hadribeaj yang datang dengan catatan profesional 23 kemenangan, delapan di antaranya melalui KO, serta satu hasil imbang. Rekor tersebut membuat Hadribeaj belum pernah menelan kekalahan sepanjang karir profesionalnya.
Penantang asal Albania itu melangkah maju dengan harapan mendapatkan kesempatan terbesar dalam karirnya. Hadribeaj secara perlahan membangun reputasi melalui rekor tak terkalahkan dan kini memiliki peluang untuk membuktikan kemampuannya di panggung tinju dunia melawan salah satu juara terkemuka di kelas super welter.
Hadribeaj datang dengan tujuan menciptakan kejutan di Las Vegas. Kemenangan atas Fundora bukan hanya akan memberinya gelar WBC, tetapi juga mengangkat namanya ke jajaran elite tinju dunia dan menjadikannya salah satu petinju penting di kelas 154 pon.
Dengan gelar juara dunia WBC kelas super welter dipertaruhkan, duel Fundora kontra Hadribeaj diprediksi berlangsung menarik karena mempertemukan pengalaman dan kekuatan Fundora dengan ambisi besar Hadribeaj untuk merebut gelar dunia pertamanya.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.