Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

KAI perkuat infrastruktur KRL Green Line seiring pertumbuhan pengguna

NadiKabar Biro
KAI perkuat infrastruktur KRL Green Line seiring pertumbuhan pengguna
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait KAI perkuat infrastruktur KRL Green Line seiring pertumbuhan pengguna.

Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Group terus memperkuat infrastruktur dan kapasitas layanan KRL Green Line seiring meningkatnya pertumbuhan volume pengguna di rute tersebut.

VP Corporate Communication KAI Group Anne Purba di Jakarta, Jumat mengatakan peningkatan kapasitas Green Line arah Rangkasbitung menjadi kebutuhan penting karena kontribusi penumpang pada lintasan itu mulai mengalami pertumbuhan signifikan.

"Kalau kita lihat Cikarang Line, dengan Rangkasbitung, ini kontribusinya sudah kejar-kejaran. Sudah hampir sama, volumenya Rangkasbitung dengan Bekasi," ujar Anne.

Ia menjelaskan, saat ini kontribusi terbesar masih berasal dari Line Bogor dengan porsi 43,9 persen dari total layanan komuter. Namun, angka tersebut menurun dibandingkan sebelumnya yang dapat mencapai sekitar 60 persen, seiring meningkatnya jumlah pengguna di lintasan lain.

Sementara itu, kontribusi Cikarang dan Bekasi Line mencapai 24,7 persen, sedangkan Rangkasbitung Line telah mencapai 22,5 persen.

Menurut Anne, peningkatan volume pengguna tersebut membuat prasarana Green Line mesti diperkuat. Salah satu langkah yang disiapkan KAI adalah penambahan kapasitas listrik, serta menjadi 12 rangkaian dalam satu kereta.

"Kita sudah uji coba kemarin untuk transformasi 12 (rangkaian)-nya, tetapi masih ada hal yang harus kami persiapkan dari sisi prasarananya agar kapasitasnya kembali bisa tumbuh," katanya.

Anne menegaskan, peningkatan kapasitas angkut KRL tidak hanya bergantung pada pengaturan jarak waktu antarperjalanan (headway), tetapi juga kemampuan daya angkut setiap rangkaian kereta.

KAI sebelumnya telah melakukan modifikasi rangkaian dari empat kereta menjadi delapan kereta, kemudian menjadi 10 kereta, dan saat ini diarahkan menuju kapasitas 12 kereta.

Selain infrastruktur stasiun, KAI juga menyiapkan tambahan armada untuk mendukung peningkatan layanan Green Line dengan total 36 trainset.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia